RANTAU - Muhammad Kholilul Rahman baru 14 tahun, namun nyalinya sudah sebesar para seniornya.
Ia resmi melakukan debutnya di ajang Sprint Rally Open Championship Kejurda 2025 yang digelar di Sirkuit Hidzie Cikembar Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (19/7/2025).
Sebuah sejarah untuk remaja Kabupaten Tapin yang sekolah di MTsN 3 Tapin. Di usia yang masih belia, pereli yang akrab disapa Aa Muhammad sukses dengan debutnya.
Aa Muhammad ini mendapat dukungan penuh dari ayahnya yang juga jadi mentornya.
Yakni M Rihans Variza, pereli nasional yang sudah kenyang pengalaman, bahkan pernah harumkan nama Indonesia di pentas Asia.
Darah balap seakan mengalir deras dalam tubuhnya. Di hari pertama lomba, Aa Muhammad dengan navigator Tri Arjuna dan memakai Bendera MAB HRVRT, sukses menyelesaikan dua SS (Special Stage) dengan hasil mengejutkan.
Dalam dua SS yang dilalui, untuk sementara ia peringkat ke-6. Di mana pada SS1 menorehkan catatan waktu 04:23:8.
Lalu, di SS2, Aa Muhammad mencatatkan waktu 04:33.5. Untuk ukuran debutan muda, hasil ini jelas bukan sembarangan.
“Aa Muhammad cepat belajar dan tahu cara membaca medan. Yang lebih penting, dia tetap tenang,” kata perwakilan MAB HRVRT, Rahman Nor Wahyudi, Sabtu (19/7/2025) sore.
Diberitahukan Rahman, tak hanya ayah dan ibunya (Hj Selia Fiantri), dukungan juga diberikan Kakek dan Neneknya, H Zaini Mahdi atau H Izai dan hj Iva Wiendri Sulvana.
Mereka rela menempuh perjalanan jauh demi menyaksikan langsung cucu tercintanya menapak lintasan.
“Kakek dan neneknya sangat bangga. Di usia semuda ini, dia sudah tahu tanggung jawab dan tidak manja,” katanya.
Minggu (20/7), Aa Muhammad akan melahap dua SS lagi yang merupakan babak penentuan.
Meski belum membidik podium utama, keluarga besar ini sepakat pengalaman adalah hal terpenting untuk Aa Muhammad.
“Satu langkah kecil di lintasan, adalah langkah besar untuk masa depan,” katanya.
Editor : Fauzan Ridhani