Dukungan penuh datang dari seluruh pengurus WI di 13 kabupaten/kota se-Kalsel yang sepakat memilih Rahmat sebagai nahkoda baru organisasi.
Mewakili Rahmat yang berhalangan hadir karena memenuhi panggilan Menteri PUPR Agus Harimurti Yudhoyono di Jakarta, Muhammad Syahid menyampaikan komitmen kuat ketua terpilih.
Baca Juga: Pemkab HSS Naikkan Insentif RT-RW Desa Jadi Rp 720 Ribu per Bulan
"Pak Rahmat memiliki semangat luar biasa dan rekam jejak yang mendukung. Beliau siap membawa Wushu Kalsel lebih berprestasi," ujar Syahid dalam Musprov.
Sekretaris Jenderal PB WI, Ngatino, yang hadir langsung menegaskan bahwa aklamasi menunjukkan kepercayaan penuh kepada Rahmat Trianto.
"Kami berharap ketua baru tidak hanya semangat di awal, tapi juga konsisten menyelenggarakan event rutin. Itu sangat penting untuk membina dan menjaring atlet muda," tegas Ngatino.
Baca Juga: Bujangan Pendiam Gantung Diri dan Sudah Membusuk, Bermula Tetangga Cium Bau Bangkai
Ngatino mengingatkan pentingnya kolaborasi erat antara pengurus pusat dan daerah. PB WI secara rutin mengadakan kejuaraan nasional setiap tiga bulan sekali, sehingga daerah perlu menggelar kompetisi serupa agar pembinaan optimal.
Ketua WI Kabupaten Tanah Laut, Muhammad Fahriannoor, menyambut gembira terpilihnya Rahmat. Ini menjadi momen bersejarah karena pertama kalinya tokoh asal Tanah Laut memimpin WI Kalsel.
"Pak Rahmat memang memiliki dedikasi tinggi terhadap bela diri. Kami optimistis kepemimpinan beliau bisa melahirkan atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional," kata Fahriannoor yang juga Ketua KONI Tanah Laut.
Baca Juga: Masih Dijual Bebas di Banjarmasin, Beras Oplosan Belum Ditarik
Ke depan, WI Tanah Laut siap memperkuat sinergi dengan pengurus provinsi melalui kompetisi wushu tingkat daerah yang digelar rutin setiap tiga bulan sebagai bagian sistem pembinaan berkelanjutan.
"Harapannya, program-program baik dari pengurus sebelumnya bisa terus dilanjutkan bahkan ditingkatkan. Kami siap berkoordinasi penuh untuk membangun Wushu Kalsel lebih solid," tutup Fahriannoor.
Editor : M. Ramli Arisno