Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Putra Rally Driver Legendaris Tapin Debut di Usia Belia, Target Bukan Juara Tapi Belajar

Rasidi Fadli • Kamis, 17 Juli 2025 | 08:26 WIB

PENERUS: H Rihans Variza pereli asal Kabupaten Tapin menjadi mentor anaknya Muhammad Kholilul Rahman, dimana remaja 14 tahun ini akan menjalani debut di Sprint Rally.
PENERUS: H Rihans Variza pereli asal Kabupaten Tapin menjadi mentor anaknya Muhammad Kholilul Rahman, dimana remaja 14 tahun ini akan menjalani debut di Sprint Rally.
PENERUS: H Rihans Variza pereli asal Kabupaten Tapin menjadi mentor anaknya Muhammad Kholilul Rahman, dimana remaja 14 tahun ini akan menjalani debut di Sprint Rally. SUKABUMI – Remaja asal Tapin, Muhammad Kholilul Rahman (14), akan membuat debut bersejarah di Kejurda Sprint Rally Open Championship 2025 yang digelar di Sirkuit Hidzie, Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat, 17-18 Juli 2025.

Pelajar MTsN 3 Tapin ini menjadi sorotan karena merupakan putra dari H Rihans Variza, rally driver asal Tapin pertama yang meraih juara nasional dan pernah berkompetisi di level Asia. Kini, estafet balapan mulai beralih ke generasi muda.

"Ini ajang pertama Aa Muhammad. Kita ingin dia belajar langsung dari arena, bukan hanya dari cerita," ujar Rahman Nor Wahyudi kepada Radar Banjarmasin, Kamis (17/7/2025).

Berbeda dengan sang ayah yang selalu menargetkan podium, Muhammad datang tanpa beban berat. Ia hanya fokus pada pembelajaran dan pengalaman pertama di dunia rally profesional.

H Rihans Variza memilih mundur dari kompetisi sepanjang musim 2025 untuk berperan sebagai mentor bagi sang anak. Latihan intensif telah dijalani Muhammad menggunakan mobil Rally3 Ford Fiesta, mulai dari teknik handling, membaca tikungan, hingga mengatur emosi di trek berdebu.

"Latihan bukan cuma soal kecepatan. Ayahnya juga ajari bagaimana tetap tenang, bagaimana fokus di tengah tekanan," ungkap Rahman.

Putra sulung dari pasangan H Rihans Variza dan Hj Selia Fiantri ini tumbuh dalam lingkungan otomotif. Selain aktif di dunia balap, Muhammad juga menunjukkan jiwa kepemimpinan sebagai Ketua OSIM di MTsN 3 Tapin.

"Yang penting dia menikmati balapan. Karena dari situ lah cinta dan respek terhadap dunia rally bisa tumbuh," lanjut Rahman.

Cucu dari H Muhammad Zaini Mahdi dan Hj Iva Wiendri Sulvana ini tumbuh dalam nuansa religius dan disiplin, yang diyakini menjadi fondasi kuat dalam kariernya di dunia otomotif.

"Sirkuit Hidzie akan menjadi tempatnya menguji mental. Ini bukan soal menang atau kalah, tapi soal langkah awal," pungkas Rahman.

Debut Muhammad di Kejurda Sprint Rally ini menjadi bukti bahwa regenerasi atlet otomotif Kalimantan Selatan mulai tumbuh, dengan harapan dapat melanjutkan prestasi sang ayah di kancah nasional.

Editor : M. Ramli Arisno
#sirkuit hidzie cikembar sukabumi #juara nasional #Rally Tapin #Debut Remaja #Kejurda Sprint Rally