Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Exco Asprov PSSI Kalsel Optimis Stadion 17 Mei Lolos Risk Assessment Jadi Home Base Barito Putera

M Idris Jian Sidik • Selasa, 8 Juli 2025 | 14:42 WIB
Exco PSSI Kalsel M. Syaripuddin (Bang Dhin) saat menghadiri koordinasi awal risk assessment bersama tim Ditpamobvit POLRI di Banjarmasin, Senin malam (7/7/2025). (M Idris Jian Sidik)
Exco PSSI Kalsel M. Syaripuddin (Bang Dhin) saat menghadiri koordinasi awal risk assessment bersama tim Ditpamobvit POLRI di Banjarmasin, Senin malam (7/7/2025). (M Idris Jian Sidik)

BANJARMASIN – Proses penilaian kelayakan Stadion 17 Mei Banjarmasin untuk digunakan sebagai home base Barito Putera di ajang Liga 2 musim 2025/2026 resmi dimulai, Senin malam (7/7/2025).

Kegiatan diawali dengan ramah tamah dan koordinasi awal risk assessment di Resto Lima Rasa, Banjarmasin.

Kegiatan ini menghadirkan tim dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam POLRI yang bertugas melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi teknis dan keamanan stadion, sekaligus memberikan rekomendasi sebagai syarat utama kelayakan venue Liga 2.

Anggota Exco Asprov PSSI Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin yang akrab disapa Bang Dhin, menyatakan pentingnya kegiatan ini bagi kelangsungan Barito Putera musim depan.

“Risk assessment ini jadi penentu apakah Stadion 17 Mei bisa dipakai Barito Putera sebagai home base di Liga 2. Makanya semua pihak perlu hadir dan mendukung penuh proses ini,” ujar Bang Dhin.

Ia menyebut, tim dari Polri akan melakukan audit menyeluruh mulai dari aspek keamanan, fasilitas pendukung, hingga kesiapan teknis stadion.

Hasil penilaian ini nantinya akan menjadi acuan utama untuk pengesahan venue oleh operator liga.

“Kami di PSSI Kalsel berharap besar, karena secara historis dan kapasitas, Stadion 17 Mei sangat layak. Tinggal beberapa pembenahan minor saja,” tambahnya.

Bang Dhin juga mengapresiasi dukungan penuh dari stakeholder daerah seperti Pemerintah Provinsi, Dispora Kalsel, dan Dinas PUPR, yang telah aktif melakukan pembenahan sebelum proses assessment.

“PUPR dan Dispora sudah bekerja maksimal. Jika nanti ada masukan tambahan dari tim penilai, kita siap benahi sesegera mungkin. Ini bagian dari komitmen bersama memajukan sepak bola Banua,” tegasnya.

Ia menambahkan, selain Stadion 17 Mei, Stadion Demang Lehman di Martapura tetap menjadi alternatif kuat karena sudah lebih dulu lolos penilaian dan terbukti layak saat Barito Putera berlaga di Liga 1.

“Idealnya Kalsel punya dua stadion representatif yang siap dipakai. Ini bukan hanya soal Barito Putera, tapi juga demi masa depan event-event sepak bola lainnya di daerah,” tutupnya.

Editor : Arif Subekti
#verifikasi #banjarmasin #Stadion #Liga 1