Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Laskar Antasari di Ambang Jurang, Barito Putera Butuh Keajaiban Lawan PSIS untuk Bertahan

M Idris Jian Sidik • Jumat, 23 Mei 2025 | 14:31 WIB

KALAH: Pemain Barito Putera tertunduk sedih menandai kekalahan menyakitkan dari PSM Makassar dalam laga krusial menuju akhir musim.
KALAH: Pemain Barito Putera tertunduk sedih menandai kekalahan menyakitkan dari PSM Makassar dalam laga krusial menuju akhir musim.
BANJARMASIN - Barito Putera menghadapi momen hidup mati pada laga terakhir Liga 1 2024/2025 melawan PSIS Semarang, Sabtu (24/5/2025). Tim Laskar Antasari harus meraih kemenangan sekaligus berharap hasil laga lain menguntungkan untuk menghindari degradasi ke Liga 2.

Dengan koleksi 31 poin dan menempati posisi ke-17, Barito Putera masih memiliki peluang tipis bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Namun, skenario keselamatan membutuhkan kombinasi hasil yang sempurna.

"Menjelang pertandingan terakhir antara Barito Putera versus PSIS Semarang, diharapkan Barito bisa meraih tiga poin penuh. Artinya, Barito Putera harus menang," kata pemerhati sepak bola Banua, H. Hamzah Noor, Rabu (22/5).

Baca Juga: Menaker Terbitkan SE Larangan Tahan Ijazah Pekerja, Banjarbaru Siap Awasi Pengusaha

Kemenangan Barito saja tidak cukup untuk memastikan keselamatan. Dua laga lain yang melibatkan pesaing langsung dalam perebutan zona aman juga menentukan nasib tim berjuluk Laskar Antasari ini.

"Kita harapkan Arema FC bisa mengalahkan Semen Padang, lalu Madura United dan PSS Sleman bermain imbang," jelas Hamzah Noor mengenai skenario ideal yang diperlukan.

Apabila ketiga hasil tersebut terwujud, Barito Putera berpeluang melesat dari posisi 17 dan mempertahankan status di Liga 1. Dukungan massive dari ribuan pendukung Laskar Antasari, baik langsung maupun melalui media sosial, menjadi motivasi tambahan bagi tim.

Baca Juga: Perusahaan Penyimpanan Uang di Banjarmasin Terbakar Saat Salat Jumat, Lokasinya Di Sini

"Masih ada secercah harapan bagi Barito Putera hari Sabtu, 24 Mei 2025. Untuk para pemain Barito Putera, menang adalah harga mati!" tegas Hamzah Noor.

Kini, nasib Barito Putera di Liga 1 bergantung pada 90 menit terakhir musim ini. Laga kontra PSIS Semarang bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertaruhan masa depan klub asal Kalimantan Selatan di kompetisi elite Indonesia.

Editor : M. Ramli Arisno
#zona degradasi #laga terakhir #psis semarang #liga satu #Barito Putera