Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

ESI Sumbang Medali di PON XXI dan Peparnas 2024, Kebagian Bonus dari Pemprov Kalsel

M Idris Jian Sidik • Kamis, 15 Mei 2025 | 15:18 WIB
Kontingen ESI Kalsel menerima penghargaan dari Pemprov Kalsel usai meraih medali emas di PON XXI dan perunggu di Peparnas XVII, Kamis (15/5/2025). (Idris Jian Sidik/Radar Banjarmasin)
Kontingen ESI Kalsel menerima penghargaan dari Pemprov Kalsel usai meraih medali emas di PON XXI dan perunggu di Peparnas XVII, Kamis (15/5/2025). (Idris Jian Sidik/Radar Banjarmasin)

 

BANJARMASIN – Prestasi gemilang diraih tim Esports Indonesia (ESI) Kalimantan Selatan dalam ajang PON XXI Aceh–Sumut dan Peparnas XVII Solo 2024.

ESI Kalsel mempersembahkan satu medali emas di PON dan satu medali perunggu di Peparnas, menjadi bagian dari kontingen yang kebagian bonus dan penghargaan dari Pemprov Kalimantan Selatan.

Dalam seremoni pembagian bonus yang berlangsung saat pembukaan POPDA Kalsel 2025 di GOR Hasanuddin, Kamis (15/5/2025), ESI Kalsel menerima apresiasi atas pencapaian tersebut.

Medali emas PON dipersembahkan tim esports Kalsel yang terdiri dari M. Moor Rafiqi, Rommy Hadiwijaya, dan M. Riza Alfiqri, di bawah bimbingan pelatih Wong Andy Wijaya dan asisten pelatih sekaligus Sekretaris Umum ESI Kalsel Handoko Tri Hatmojo.

Rommy Hadiwijaya, salah satu atlet peraih emas, mengaku bangganya atas pencapaian ini. “Ini hasil kerja keras tim, latihan disiplin, dan strategi yang kami bangun bersama pelatih dan pengurus. Kami bersyukur bisa mempersembahkan emas untuk Banua,” ujarnya.

Ia menambahkan, bonus yang diberikan pemerintah merupakan bentuk nyata penghargaan atas perjuangan atlet.

“Apresiasi ini sangat memotivasi kami untuk terus berkembang, bahkan menargetkan prestasi lebih tinggi ke depan,” imbuh Rommy.

Sementara itu, Sekretaris Umum ESI Kalsel Handoko Tri Hatmojo menegaskan bahwa keberhasilan ini buah dari sistem pembinaan yang terstruktur. “Kami sejak awal sudah menargetkan satu emas dan alhamdulillah tercapai. Kolaborasi pelatih, atlet, dan pengurus menjadi kunci keberhasilan ini,” kata Handoko.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalsel yang telah memberikan dukungan dalam bentuk dana pembinaan dan bonus. “Ini membuktikan bahwa esports bukan hanya sekadar hiburan, tapi juga olahraga prestasi yang bisa mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Tak hanya itu, ESI Kalsel juga mencatat sejarah di Peparnas XVII Solo 2024 lewat Muhammad Ilmi, yang meraih medali perunggu dalam debut cabor esports untuk atlet disabilitas. Ilmi dibimbing oleh pelatih Romy, dan sukses menunjukkan kualitas meski ajang ini menjadi pengalaman pertamanya di level nasional.

Dengan capaian ini, ESI Kalsel berharap esports terus menjadi cabang olahraga prioritas yang mendapat perhatian lebih besar dari semua pihak.

Editor : Muhammad Syarafuddin
#Peparnas 2024 #banjarmasin #Popda #emas #Kalsel #Esport #PON XXI