JAKARTA – Nama Danu Satria Aprilianto kini tengah jadi sorotan setelah mencatatkan prestasi luar biasa dalam ajang Kopi Good Day DBL Camp 2025. Pebasket muda asal SMA Don Bosco Banjarmasin ini mencatatkan 125 lap dalam beep test. Menjadikannya sebagai peserta terbaik untuk kategori putra tahun ini.
Beep test adalah salah satu tolok ukur ketahanan fisik peserta DBL Camp yang mempertemukan talenta basket terbaik dari seluruh Indonesia. Meski belum memecahkan rekor nasional milik Rendy Saputra dari SMAN 7 Banjarmasin (141 lap pada 2023), capaian Danu tetap luar biasa dan menunjukkan dominasinya di antara ratusan campers lain.
“Target saya sejak awal memang ingin push batas. Tahun lalu, saya gagal masuk top 50. Jadi tahun ini, saya datang dengan tekad baru. Alhamdulillah bisa jadi yang terbaik di beep test,” ujar Danu saat dihubungi.
Prestasi Danu ini tak hanya disambut hangat oleh rekan-rekan campers, tapi juga oleh sosok seniornya sesama Banjarmasin, Rendy Saputra yang masih memegang rekor tertinggi sepanjang sejarah DBL Camp.
“Saya bangga banget lihat Danu bisa tampil luar biasa. Banjarmasin punya potensi besar, dan Danu salah satu bukti nyata. Semoga ini jadi motivasi buat dia dan anak-anak muda lainnya di Kalimantan Selatan,” ujar Rendy dalam pesan dukungannya.
Menariknya, ini bukan kali pertama Danu Satria tampil di DBL Camp. Tahun lalu, ia harus puas tak sampai masuk jajaran Top 50 Campers. Namun, kegigihan dan kerja kerasnya membuahkan hasil manis di tahun ini. Ia kini menyandang gelar “Raja Beep Test 2025”, bersama Kartika Hatta yang menjadi “Ratu Beep Test”.
Prestasi ini juga menambah daftar panjang talenta Kalimantan Selatan yang bersinar di kancah basket nasional. Dengan pencapaian ini, Danu semakin memperkuat eksistensi Banjarmasin sebagai kota yang tak boleh dipandang sebelah mata dalam dunia basket pelajar Indonesia.
DBL Camp 2025 sendiri digelar pada 29 April hingga 4 Mei di GOR Soemantri Brodjonegoro dan Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta. Ajang ini menjadi ruang pembuktian dan pencarian bibit-bibit terbaik yang kelak akan mewarnai basket Indonesia di level lebih tinggi.
Kopi Good Day DBL Camp 2025 total diikuti 262 campers (sebutan peserta DBL Camp). Terdiri dari 131 campers putra, 131 campers putri, serta 54 pelatih yang terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka akan mengikuti pelatihan basket intensif oleh para pelatih kaliber dunia dari World Basketball Academy (WBA) Australia, yang dipimpin langsung oleh legenda basket Australia Andrew Vlahov, dan para pelatih DBL Academy.
Ratusan campers dan puluhan pelatih itu juga akan melakoni seleksi ketat demi memperebutkan gelar bergengsi sebagai Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2025.
Para student-athlete dan pelatih yang mengikuti Kopi Good Day DBL Camp 2025 ini sebelumnya telah terseleksi dan dipilih secara ketat saat mereka berlaga di kompetisi DBL, yang terselenggara di 31 kota dan 23 provinsi di Indonesia. Ada juga campers yang berstatus sebagai Most Valuable Player dari Road to Honda DBL Central Sulawesi 2025 yang digelar di Palu.
Selain jalur seleksi dari kota penyelenggaraan liga (Honda DBL with Kopi Good Day musim 2024-2025), DBL Indonesia juga berupaya memperluas partisipasi dengan membuka dua jalur tambahan untuk menyeleksi anak masuk Kopi Good Day DBL Camp 2025. Dua jalur tambahan itu adalah Road to Kopi Good Day DBL Camp 2025. Di mana kegiatan ini khusus diadakan di Jakarta.
Lalu ada juga program vote DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2025, yang memungkinkan seluruh student-athlete di Indonesia mendapatkan kesempatan serupa. Termasuk yang di kotanya belum ada penyelenggaraan kompetisi DBL.
“Selama 20 tahun ini DBL dalam konteks liganya terus berinovasi untuk meluaskan partisipasi agar menjadi jalan menuju prestasi basket Indonesia. DBL Camp-nya sendiri juga terus berevolusi. Karena itu, kita membuka selebar-lebarnya kesempatan bagi student-athlete yang sekolahnya tidak ikut DBL, atau di kota dan provinsinya belum ada DBL. Kami mengupayakan cara bagi mereka untuk bisa ikut,” ujar Azrul Ananda, CEO & Founder DBL Indonesia.
Ketika DBL Indonesia terus berupaya memperluas partisipasi, dampak positifnya terus bisa dirasakan bersama. Paling terbaru dan terlihat di DBL Camp adalah adanya peningkatan jumlah pelatih perempuan. Pada Kopi Good Day DBL Camp 2025 tercatat ada 11 pelatih perempuan dari total 54 pelatih peserta camp. Mereka siap bersaing memperebutkan slot empat pelatih Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star bersama para pelatih pria.
Keberadaan 11 pelatih perempuan ini memecahkan rekor yang adi DBL Camp. Sebelumnya terbanyak hanya ada tujuh pelatih perempuan di DBL Camp edisi 2023. Para pelatih perempuan ini merupakan sosok-sosok tangguh yang tak hanya berhasil membawa tim basket sekolahnya bersinar di level provinsi, tapi juga mampu bersaing dengan pelatih pria hingga level nasional.
Azrul menyadari DBL ini bukan hanya satu-satunya jalan bagi anak-anak muda di Indonesia untuk berprestasi di basket. Kebetulan Azrul sekarang juga mendapat amanat sebagai Wakil Ketua Umum Kompetisi dan Pembinaan di DPP Perbasi.
“Kami sedang mengembangkan beberapa kejuaraan antarklub. Insya Allah bulan Juli nanti, di Surabaya kami akan menggelar Kejuaraan Nasional Antarklub usia 16 dan 18 tahun,” ungkapnya.
Azrul berharap itu akan menjadi jalur lain kalau ada anak muda yang tidak bisa berprestasi lewat jalur sekolah. Dia bisa berprestasi lewat jalur antarklub. “Intinya adalah membuka opportunity sebesar-besarnya kepada anak Indonesia di manapun berada untuk bisa berkembang dan maju di basket,” sambung Azrul.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief