Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dahulu Diremehkan, Sekarang Raja Beep Test, Inilah Perjalanan Gemilang Danu Satria di DBL Camp 2025

M Idris Jian Sidik • Rabu, 30 April 2025 | 10:11 WIB

 

Danu Satria usai mencatat rekor 125 lap di sesi Beep Test DBL Camp 2025 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Pemain SMA Don Bosco Banjarmasin itu menjadi Raja Beep Test putra tahun ini. (Dok. DBL)
Danu Satria usai mencatat rekor 125 lap di sesi Beep Test DBL Camp 2025 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Pemain SMA Don Bosco Banjarmasin itu menjadi Raja Beep Test putra tahun ini. (Dok. DBL)

JAKARTA – Perjuangan dan konsistensi akhirnya membuahkan hasil manis bagi Danu Satria.

Pemain SMA Don Bosco Banjarmasin ini mencuri perhatian di Kopi Good Day DBL Camp 2025 setelah mencatat rekor 125 lap dalam sesi Beep Test yang digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Selasa (29/4).

Catatan ini menjadikannya sebagai peraih skor tertinggi sekaligus "Raja Beep Test" kategori putra tahun ini.

Prestasi tersebut menjadi loncatan besar bagi Danu, yang tahun lalu hanya bertahan hingga Top 50 Campers. Namun, kerja keras dan dedikasi tinggi yang ia tanamkan sepanjang musim membawanya ke level yang lebih tinggi.

Perjalanan Danu bersama Don Bosco tak selalu mulus. Tiga musim ia habiskan membela sekolahnya dengan jatuh bangun. Pada musim pertamanya, Don Bosco langsung tersingkir di laga kedua. Musim berikutnya, mereka mencapai partai final namun harus mengakui keunggulan SMAN 7 Banjarmasin (Smaven). Baru di musim ketiga, Danu berhasil membawa Don Bosco meraih gelar juara setelah mengalahkan Smaven di final.

Yang menarik, Don Bosco kerap dipandang sebelah mata sejak awal musim. Tim ini sempat dianggap sebagai tim penggembira, bahkan dijuluki “tim badut”.

Danu pun turut merasakan stigma tersebut. Namun, alih-alih terpuruk, ia menjadikan cemoohan sebagai motivasi.

“Dulu aku diremehkan. Don Bosco juga diremehkan. Tapi omongan mereka aku jadikan motivasi. Aku mau buktikan kalau sekolah kecil juga bisa bersinar,” ungkapnya.

Menyadari bahwa ini adalah musim terakhirnya di bangku SMA, Danu meningkatkan intensitas latihan. Ia bahkan menambah porsi latihan mandiri di luar jadwal tim.

“Aku percaya sama proses. Gak ada waktu lagi buat mengulang. Jadi aku latihan mati-matian,” tuturnya.

Salah satu titik balik dalam semangat latihannya datang dari pesan sang pelatih. “Pelatih selalu bilang, kalau aku malas-malasan ya bakal kalah sama orang-orang yang mau ngalahin aku. Itu bikin aku sadar,” tambah Danu.

M. Saubli, pelatih kepala SMA Don Bosco, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras anak asuhnya itu.

“Danu itu anak yang gak pernah setengah-setengah. Dia haus pembuktian dan sangat disiplin. Dari awal saya sudah lihat dia punya potensi besar. Rekor Beep Test ini bukan kebetulan—itu hasil dari kerja keras yang konsisten,” ujar Coach Saubli, Rabu (30/4/2025) pagi.

Usaha dan ketekunan Danu pun terbayar lunas. Tak hanya membawa Don Bosco menjadi juara South Kalimantan, Danu juga dinobatkan sebagai MVP South Kalimantan Series dan terpilih sebagai peserta DBL Camp 2025. Puncaknya, ia mengukir prestasi tertinggi dalam Beep Test.

DBL Camp sendiri merupakan program pembinaan basket pelajar paling bergengsi di Indonesia. Sebanyak 250 pemain terbaik dari seluruh seri Honda DBL 2024–2025 berkumpul dan mendapat pelatihan intensif dari pelatih nasional dan internasional. Dari sini, hanya pemain terbaik yang akan melaju sebagai Elite Campers atau DBL Indonesia All-Star.

 

Danu Satria kini bukan lagi pemain yang diremehkan. Ia adalah simbol dari ketekunan, semangat juang, dan pembuktian bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.

Editor : Muhammad Syarafuddin
#sma don bosco #jakarta #dbl camp 2024 #banjarmasin #DBL