Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tim Esport HSU Raih Sembilan Medali Kejurprov Kalsel di Banjarmasin, Tapi Mengeluhkan Hal Ini

M Akbar Radar Banjarmasin • Selasa, 29 April 2025 | 13:45 WIB
PRESTASI: Atlet tim Esport HSU dari Cabor E-Football saat pengalungan medali di Kejurprov Esport Kalsel di Kota Banjarmasin. (Foto: Istimewa)
PRESTASI: Atlet tim Esport HSU dari Cabor E-Football saat pengalungan medali di Kejurprov Esport Kalsel di Kota Banjarmasin. (Foto: Istimewa)

AMUNTAI - Tim Esport Kabupaten Hulu Sungai Utara berhasil mengharumkan nama daerah di ajang Kejuaraan Provinsi Esport Kalimantan Selatan tahun 2025.

Meski kurang diunggulkan, tim ini mampu mendulang sembilan medali.

Terdiri dari dua medali emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Itu mengantarkan tim Esport HSU menduduki posisi keempat dari 13 kabupaten/ kota di Kalsel.

Kejurprov Esport 2025 Kalsel sendiri berlangsung di Kota Banjarmasin pada 20-27 April 2025.

Ketua Cabor Esport Kabupaten HSU, Rasyi mengatakan meski cabor ini kurang dukungan, timnya berhasil membuktikan masuk dalam empat besar peraih medali terbanyak.

Hasil positif ini, lanjutnya, setelah atlet Esport HSU berhasil meraih emas pada Battle of Guardian dan Mobile Legends beregu putra.

Kemudian empat medali perak pada cabang Lokapala Beregu, FIFA ganda beregu 4v4, FIFA tunggal beregu, dan E-Football Tunggal.

Tiga perunggu diraih pada Mobile Legends beregu putri, Free Fire tunggal, dan FIFA Coop beregu.

“Kami tidak mengambil dana KONI HSU sebesar Rp17 juta. Sebab proposal yang diajukan sebesar Rp64 juta. Ini tidak menyurutkan semangat para atlet untuk total pada kejurprov ini di Kota Banjarmasin,” ujarnya, Selasa (29/4/2025).

Padahal dana Rp64 juta tersebut dianggarkan untuk membawa atlet dan pelatih dan ofisial sebanyak 90 orang untuk 17 cabor pada Kejurprov Esport Kalsel tahun ini.

Terkait dana operasional selama kejurprov, Rasyid menggelontorkan dana pribadi Rp25 juta.

Padahal esport ini, lanjutnya, cabang yang banyak mendulang medali.

Seperti halnya di Porprov Kabupaten HSS pada tahun 2022 lalu.

“Kami harap dari pemerintah daerah dan KONI HSU, ada perhatian lebih di cabor esport ini. Olahraga merupakan simbol daerah, jadi perlu perhatian dan support agar lebih maksimal,” harapnya.

Salah satu pelatih E-Football, M Yusuf mengaku kecewa mendapat dana yang minim.

Venue pertandingan berada di W-Arena Banjarmasin.

"Dana yang minim jelas membuat konsentrasi anak-anak tidak fokus. Faktor istirahat yang kurang, sehingga berpengaruh pada saat partai final," jelasnya.

Sebelumnya, Yusuf berharap dengan dana sesuai proposal, maka atlet akan mendapatkan biaya transportasi, uang saku harian, uang makan, dan penginapan selama lomba.

Ketua KONI HSU, Hero Setiawan menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang sudah membawa nama harum bagi daerah ini, khususnya tim Esport HSU.

Begitu pula cabor lainnya yang sudah maksimal membawa nama daerah pada ajang kejurprov tingkat provinsi tersebut.

“Yang jadi masukan bagi kami, akan kami pelajari. Kami baru mengembang posisi ini. Kami mendukung penuh kemajuan olahraga daerah ini,” ucapnya singkat.

Editor : Eddy Hardiyanto
#banjarmasin #Tim Esport HSU #Kejurprov Kalsel #medali