BANJARBARU – GOR Rudy Resnawan kembali menjadi saksi semangat ratusan atlet taekwondo. Sabtu (26/4) siang, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru, Sri Lailana, secara resmi membuka Banjarbaru Taekwondo Championship (BTC) 2025 yang ke-9.
Kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-26 Kota Banjarbaru. Selain untuk memeriahkan, ajang ini juga bertujuan mencari bibit-bibit atlet berbakat.
"Kegiatan ini menjadi seleksi untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar dan Porprov di Kabupaten Tanah Laut. Kami berharap bisa menemukan atlet potensial," ujar Sri Lailana.
Ia juga mengapresiasi kehadiran dua atlet dari Berau, Kalimantan Timur, yang menempuh perjalanan jauh demi berlaga di BTC 2025. "Ini bukti bahwa jarak bukan halangan untuk berprestasi," tambahnya.
Di hadapan peserta, Sri juga berpesan agar selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas. "Jika kita sportif, prestasi akan mengikuti dengan sendirinya," katanya.
Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Banjarbaru, Indra Putera, mengungkapkan bahwa BTC rutin digelar setiap tahun bersamaan dengan Hari Jadi Banjarbaru. Tahun ini adalah pelaksanaan ke-9, digelar selama dua hari, 26 dan 27 Maret 2025.
Sebanyak 364 atlet ikut ambil bagian, mempertandingkan kategori Kyorugi (fight) dan Poomsae (jurus). Mereka berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Rinciannya, terdiri dari 177 atlet pra kadet, 74 kadet prestasi, 59 junior prestasi, dan 54 senior prestasi. "Perkembangan taekwondo di Banjarbaru cukup bagus. Kita punya lima dojang aktif," ujar Indra.
Ia juga menyebutkan, Banjarbaru sudah mengirim 11 atlet ke ajang Porprov. "Rata-rata atlet kita sekarang sudah di kelas senior," tambahnya.
Tahun lalu, gelar juara umum BTC diraih Kotabaru, diikuti Banjarmasin dan Banjarbaru.
Salah satu peserta, Perta Yolanda dari Banjarmasin, mengaku antusias bertanding. "Ini pertandingan kelima saya. Targetnya juara satu di kategori Poomsae," ujar atlet dari group Sarana Jaya tersebut.
Perta mengatakan, dirinya sudah lima tahun menekuni taekwondo, dan kali ini merasa lebih siap karena latihan rutin tiga kali seminggu.
Editor : Arif Subekti