Meski tergolong cabang olahraga beladiri baru di Kalsel, Hapkido membuktikan eksistensinya dengan partisipasi lebih dari 140 atlet dari tujuh kabupaten/kota.
Kejurprov yang berlangsung di Aula Kecamatan Pelaihari, Tanah Laut, pada akhir pekan lalu ini mendapat sambutan hangat dari para penggiat olahraga.
Antusiasme tinggi terlihat dari peserta yang bertanding dalam olahraga beladiri yang memadukan unsur pencak silat dan taekwondo tersebut.
"Dengan keikutsertaan tujuh kabupaten/kota dalam Kejurprov ini, kami berharap atlet-atlet hapkido dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi prestasi untuk Kalimantan Selatan ke depan," ujar Ketua Pengprov Hapkido Kalimantan Selatan, Rudy Imtihamsyah, Kamis (24/4/2025).
Rudy menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang seleksi dan uji coba menjelang Porprov, tetapi juga momentum penting untuk membangun fondasi prestasi cabang hapkido dari tingkat provinsi hingga nasional.
Dalam kompetisi tersebut, dipertandingkan total 23 kelas yang terbagi dalam empat kategori.
Seluruh kelas disusun dengan mengacu pada standar pertandingan PON Aceh-Sumatera Utara 2024, sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh KONI Kalimantan Selatan.
Langkah cepat dan terorganisir ini menunjukkan keseriusan Hapkido sebagai cabang olahraga beladiri yang siap bersaing di level provinsi dan nasional.
Kejurprov ini menjadi titik awal yang menjanjikan bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang akan mengharumkan nama Kalimantan Selatan di kancah olahraga Indonesia.
Editor : M. Ramli Arisno