Banjarmasin – Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kalimantan Selatan periode 2023-2027 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung di Banjarmasin pada Minggu (23/2/2025) sore.
Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal PERPANI, Irawadi Hanafi, dengan disaksikan perwakilan dari KONI Kalsel, Dispora Kalsel, serta sejumlah pejabat terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Irawadi Hanafi menegaskan pentingnya manajemen organisasi yang berorientasi pada prestasi.
Ia menekankan bahwa keberhasilan atlet panahan tidak lepas dari latihan yang disiplin dan dukungan peralatan yang memadai.
“Organisasi harus dikelola dengan hati, dan prestasi harus diraih dengan kerja keras.
Panahan Kalsel harus mampu bersaing di level nasional,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa sejauh ini Kalsel masih menghadapi tantangan besar untuk bersaing di ajang nasional seperti Kejurnas dan PON.
Namun, ia menegaskan bahwa pembinaan atlet daerah merupakan kunci utama dalam mencetak atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
“Pengurus pusat tidak melakukan seleksi, tetapi kami mendukung penuh pertumbuhan atlet di daerah. Saat ini, ada 10 atlet pelatnas yang berasal dari berbagai provinsi, termasuk dari Kalsel,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PERPANI Kalsel yang baru dilantik, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan panahan di daerah ini.
Ia menegaskan bahwa pihaknya siap untuk menggelar berbagai ajang bergengsi, termasuk kejuaraan internasional, guna meningkatkan motivasi atlet lokal.
“Jika diberikan kepercayaan, kami siap menjadi tuan rumah event nasional dan internasional. Ini akan menjadi motivasi besar bagi para atlet panahan di Kalsel,” ungkapnya.
Gusti Iskandar juga menekankan pentingnya mempersiapkan atlet agar mampu berkompetisi di ajang nasional dan internasional.
Baca Juga: Santri Raudatut Thalibin HSU Asal Barabai Tenggelam di Kolam Ponpes
Menurutnya, cabang olahraga panahan harus memiliki strategi pembinaan yang matang agar bisa mencetak atlet yang kompetitif.
“Kami ingin memastikan bahwa panahan Kalsel dapat berkembang dan menjadi bagian dari peta olahraga nasional,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, PERPANI Kalsel berencana menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Kalimantan Selatan pada tahun 2026.
Turnamen ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan daya saing atlet daerah serta menciptakan ekosistem olahraga panahan yang lebih baik.
“Dengan komitmen yang kuat dari pengurus baru, kita optimis bahwa Kalsel bisa lebih berprestasi di kancah nasional maupun internasional.
Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi titik awal untuk membangun panahan Kalsel ke arah yang lebih baik,” jelasnya.
Editor : Arif Subekti