Dalam partai final yang digelar di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin, pada Kamis (13/2/2025) sore.
Pertandingan ini bukan hanya sekadar kompetisi antar pelajar, tetapi juga bagian dari program jangka panjang untuk mencari pemain berbakat yang akan dipersiapkan menghadapi PON 2028 mendatang.
Baca Juga: Kehilangan Besar bagi Dunia Seni Banjarbaru, Yulian Manan Wafat di Usia 51 Tahun
Turnamen ini berlangsung selama 11 pekan, melibatkan banyak talenta muda dari berbagai sekolah di Banjarmasin.
Selain melahirkan juara baru, kompetisi ini juga berhasil mengidentifikasi sejumlah pemain potensial yang diharapkan dapat menjadi bagian dari regenerasi futsal di Kalimantan Selatan.
Pada perebutan tempat ketiga, SMPN 12 Banjarmasin berhasil meraih kemenangan tipis 3-2 atas SMPN 10 Banjarmasin, menutup perjalanan mereka di turnamen ini dengan posisi ketiga.
Baca Juga: Digelar dengan Meriah, MTQN ke-55 Pulau Sebuku Resmi Dibuka
Beberapa pemain tampil menonjol dan mendapatkan penghargaan individu. Rahmad dari SMPN 21 Banjarmasin dinobatkan sebagai Top Skor setelah mencetak 20 gol sepanjang turnamen.
Sementara gelar Best Player diberikan kepada Gt. Muhammad Amin Badali dari SMPN 21 Banjarmasin berkat performanya yang luar biasa dalam membawa timnya meraih gelar juara.
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Selatan, H Anwar Hadimi, menegaskan bahwa liga ini bukan sekadar turnamen antar sekolah, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet muda untuk jangka panjang.
Baca Juga: Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin Mengaku Tekor karena Sampah, Komisi III Tolak Pemakaian BTT
"Kami sangat mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan bakat dan semangat luar biasa sepanjang turnamen ini. Tujuan utama dari Liga Futsal SMP 2024 bukan hanya mencari juara, tetapi juga menggali potensi pemain-pemain muda yang nantinya akan kami proyeksikan untuk memperkuat tim futsal Kalimantan Selatan di PON 2028 mendatang," ujar Anwar Hadimi, Jumat (14/2/2025) siang.
Dengan durasi kurang lebih tiga bulan, liga ini menjadi wadah bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan dan merasakan atmosfer kompetisi yang lebih kompetitif.
Bagi AFP Kalsel, ini menjadi langkah awal dalam membangun tim yang akan mewakili provinsi di tingkat nasional, khususnya dalam menghadapi PON 2028 mendatang.
Baca Juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Banjarmasin Masih Simulasi
Keberhasilan SMPN 21 Banjarmasin menjuarai turnamen ini bukan hanya prestasi bagi sekolah mereka, tetapi juga sinyal bahwa Kalimantan Selatan memiliki talenta-talenta berbakat yang siap berkembang lebih jauh.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, bukan tidak mungkin beberapa pemain dari ajang ini akan menjadi bagian dari tim futsal Kalsel yang akan bertarung di level nasional pada PON 2028.
Editor : M. Ramli Arisno