Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Hukum dan Disiplin Forki Kalsel, Sayyid M Yusfiansyah, sebagai klarifikasi atas kabar yang sempat beredar di kalangan penggiat karate.
Menurut Sayyid, Kejurprov Karate terakhir telah dilaksanakan pada Agustus 2024. Dengan demikian, tidak ada lagi agenda Kejurprov pada 2025, karena hasil dari kejuaraan sebelumnya sudah menjadi dasar bagi Forki Kalsel dalam mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 di Tanah Laut.
"Kami ingin meluruskan informasi yang berkembang. Kejurprov 2025 tidak ada karena sudah dilaksanakan pada 2024 lalu. Itu menjadi dasar bagi Forki Kalsel dalam menghadapi Porprov di Tala," ujarnya di sekretariat KONI Kalsel, Selasa (11/2) sore.
Lebih lanjut, Sayyid menegaskan bahwa informasi terkait penyelenggaraan Kejurprov 2025 di Tanah Laut tidak benar.
"Itu hanya kabar yang disebarkan oleh oknum tertentu. Kami tegaskan bahwa Kejurprov 2025 tidak ada," tambahnya.
Forki Kalsel juga mengimbau seluruh pengurus Forki di tingkat kabupaten dan kota untuk lebih fokus pada persiapan Porprov 2025 dengan terus membina dan melatih atlet.
"Saya harap Forki kabupaten/kota bisa lebih fokus pada Porprov, meningkatkan latihan, dan mempersiapkan atlet sebaik mungkin agar kita bisa meraih hasil maksimal di Tanah Laut nanti," tutupnya.
Dengan klarifikasi ini, Forki Kalsel berharap tidak ada lagi kesalahpahaman terkait agenda kompetisi karate di daerah tersebut, sehingga semua pihak dapat lebih fokus pada target utama, yakni meraih prestasi di Porprov 2025.
Editor : Sutrisno