BANJARMASIN – Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Banjarmasin menggelar seleksi atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kalimantan Selatan yang dijadwalkan pada tahun 2025 ini.
Seleksi digelar pada 5-6 Februari 2025 di GOR Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin.
Seleksi ini menjadi langkah awal dalam menyusun tim terbaik yang akan mewakili Banjarmasin di dua ajang bergengsi tersebut.
Ketua Perbasi Kota Banjarmasin, Teguh Nuryadin, yang akrab disapa Uno, menyatakan proses seleksi ini bertujuan membangun tim yang solid dan kompetitif.
"Seleksi ini bagian dari proyeksi tim Porprov, sekaligus persiapan menghadapi Kejurprov. Karena berlangsung di tahun yang sama, kami ingin mempersiapkan tim lebih awal agar memiliki kesiapan maksimal," ujar Uno, Kamis (6/2/2025) sore.
Seleksi atlet dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama pada hari Rabu 5/2/2025), sebanyak 60 atlet putra dan 42 atlet putri ikut seleksi untuk kategori 5x5 dan 3x3.
Setelah proses penyaringan, jumlah tersebut mengerucut menjadi 32 atlet, yang kemudian akan masuk dalam long list 25 atlet hingga Porprov 2025 tiba.
Pelatih tim putra 5x5, Hadran Noor menjelaskan seleksi ini tidak hanya mempertahankan pemain berpengalaman, tetapi juga memberikan kesempatan bagi bakat baru potensial.
"Hasil seleksi masih beragam, ada nama-nama yang sudah lama memperkuat tim Kota Banjarmasin, tetapi juga muncul beberapa pemain baru yang cukup menjanjikan, baik di kategori 5x5 maupun 3x3," sebutnya.
Dalam proses seleksi, tim pelatih memiliki kewenangan penuh dalam menentukan pemain yang akan bergabung. Perbasi menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pelatih sesuai dengan kebutuhan strategi tim.
"Kriteria atlet yang kami cari tentu harus sesuai dengan game plan dan practice plan yang telah dirancang tim pelatih. Pemilihan pemain murni berdasarkan kebutuhan tim," tambah Uno.
Sementara itu, hingga saat ini jadwal dan lokasi Kejurprov masih belum ditetapkan. Meskipun Kabupaten Kotabaru menjadi lokasi yang dipertimbangkan, namun kepastian tempat dan tanggalnya masih menunggu keputusan resmi penyelenggara.
Editor : Muhammad Syarafuddin