Kejuaraan ini diikuti oleh 129 atlet putra dan putri dari 12 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, dengan 15 kategori yang dipertandingkan.
Kejuaraan ini menandai langkah awal perkembangan MMA amatir di daerah tersebut.
Baca Juga: Pembangunan Jembatan Sungai Tabuk Menuai Kritikan, Warganet Soroti Anggaran Fantastis
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kalsel, Isharwanto, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kejurprov ini.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), siap memberikan dukungan bagi atlet yang mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Isharwanto juga mengungkapkan kesiapannya untuk mendukung pembangunan venue khusus MMA di Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Sekda HSU Pimpin Rapat Persiapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
"Meskipun IBCA MMA Kalsel tergolong baru, kami dari Pemerintah Provinsi, khususnya Dispora Kalsel, akan selalu mendukung. Apalagi jika atlet-atlet kita mampu berprestasi di tingkat nasional. Kami juga siap mendukung pembangunan venue MMA di Kalimantan Selatan," ujarnya.
Ketua Umum Pengurus IBCA Kalsel, Okta Nurhidayat, menjelaskan bahwa Kejurprov ini diikuti oleh atlet dari 12 kabupaten/kota dengan syarat mereka tidak terikat dengan cabang olahraga bela diri lain.
Menurutnya, IBCA Kalsel berfokus pada pembinaan atlet, termasuk dengan menyiapkan sarana dan prasarana, seperti arena oktagon, guna mendukung perkembangan MMA di daerah tersebut.
Baca Juga: Penjaga Sekolah SDN Munjung Ditangkap Polisi Usai Curi Perlengkapan Sekolah
"Kami selalu mengutamakan pembinaan. Oleh karena itu, menyiapkan prasarana, termasuk arena oktagon, menjadi bagian dari upaya pembinaan kami. Saat ini, atlet Kalsel sudah mampu menunjukkan kemampuannya di ajang nasional," kata Okta, Jumat (31/1/2025) pagi.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IBCA MMA, Maraden Lumban Turuan, turut mengapresiasi perkembangan MMA di Kalimantan Selatan.
Ia menilai para petarung dari Kalsel sudah menunjukkan kemampuan yang mumpuni dan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional.
Baca Juga: MK Segera Tentukan Nasib Sengketa Pilkada Banjarbaru dan Banjar Awal Pekan Depan
"Kami sangat mengapresiasi perkembangan olahraga ini di Kalimantan Selatan. Para fighter dari Kalsel telah menunjukkan kemampuan yang luar biasa," ujar Maraden.
Lebih lanjut, ia berharap agar olahraga yang baru bergabung dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ini dapat terus berkembang dan bisa sukses dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Dengan terselenggaranya Kejurprov perdana ini, IBCA Kalsel optimistis bahwa MMA di Kalimantan Selatan akan terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi di kancah nasional maupun internasional.
Editor : M. Ramli Arisno