MARTAPURA – Setelah 9 bulan berjalan, pengerjaan renovasi Stadion Demang Lehman akhirnya dipastikan selesai.
Hal ini diketahui saat audiensi Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalsel dengan Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur pada Rabu (8/1) siang.
Pertemuan yang berlangsung di Gedung Mahligai Sultan Adam Martapura ini membahas terkait kesiapan Stadion Demang Lehman yang akan digunakan tim Barito Putera pada pertandingan Liga 1.
Dalam audiensi itu, Saidi Mansyur meminta agar sebelum dipakai untuk pertandingan Liga 1, dilakukan uji coba mengenai kelayakan sarana dan prasarana stadion. Yakni dengan menggelar pertandingan persahabatan antara tim dari Pemkab Banjar dengan BPPW Kalsel. “Sehingga dapat diketahui kondisi stadion, apakah masih ada yang perlu dibenahi,” ujar Saidi.
Ia berharap stadion yang telah direnovasi tersebut dapat digunakan dan dipelihara dengan baik. Supaya dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Banjar.
Kepala BPPW Kalsel, Denny Surya Martha menjelaskan pihaknya sengaja menghadap bupati untuk mengoordinasikan salah satu proyek strategis dari Kementerian PU yang saat ini sudah rampung renovasinya.
“Stadion Demang Lehman sudah siap digunakan untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Banjar,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, lanjut Denny, stadion kebanggaan masyarakat Banua ini akan diserahterimakan ke Pemkab Banjar, sekaligus akan dilakukan uji coba lapangan.
“Bulan ini (Januari 2025) akan diujicobakan. Tujuannya untuk memastikan kualitas stadion, terutama rumput apakah sudah sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.
Setelah diserahterimakan, rencananya Pemkab Banjar akan membangun lintasan atletik sebagai sarana pendukung di stadion tersebut tahun ini.
“Kegiatan ini (pembangunan lintasan atletik, red) sudah kami anggarkan di APBD Tahun 2025. Insya Allah akan dilaksanakan setelah proses serah terima stadion,” tegasnya.
Diketahui sebelumnya, renovasi yang menelan anggaran Rp108 miliar ini merupakan bagian dari kegiatan rehab 22 Stadion di Indonesia yang mendapat bantuan perbaikan oleh Kementerian PUPR RI melalui dana APBN pada tahun 2024. Proses pengerjaannya dimulai sejak 18 Maret 2024.
Pemugaran ini bertujuan agar stadion yang berlokasi di Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar ini jadi sarana olahraga berstandar Federation Internationale de Football Association (FIFA). Baik dari aspek infrastruktur maupun dari segi keamanan.
Saat ini, wajah Stadion Demang Lehman sudah jauh berbeda dibanding sebelumnya. Tribun penonton yang awalnya hanya berupa cor semen, kini tampak keren dengan single seat berwarna biru dan kuning, dengan kapasitas 7.200 penonton.
Untuk jenis rumput yang dipakai adalah jenis Zoysia Matrella, yang direkomendasikan FIFA sebagai standar rumput stadion sepak bola bertaraf internasional. Sama dengan yang dipakai Gelanggang Olahraga Bung Karno (GBK) di Jakarta.
Selain itu, lapangan sepak bola ini juga dilengkapi penunjang Video Assistant Referee (VAR), berupa tiang penyangga kamera dari empat sudut.
Termasuk juga ada papan skor yang memakai E-Board (papan elektronik).
Untuk penerangan di empat sisi lapangan juga sudah sesuai dengan standar kelas internasional.
Standar safety (keselamatan) di Stadion Demang Lehman juga tak luput dari perbaikan total.
Misal, akses pintu darurat diperluas, terutama di tribun bagian barat dan timur, termasuk juga diatur pencahayaan di lorong pintu keluar.
Juga ada kelengkapan petunjuk arah dan alat pemadam di beberapa titik, dan juga ada alat penangkal petir.
Semua fasilitas direhab total, termasuk ruang ganti, ruang massage, toilet, hingga area parkir yang konsepnya mirip dengan stadion GBK. "Areal parkir juga ditambah. Untuk gate, kita atur ada gate 1, gate 2 dan seterusnya. Konsepnya mirip dengan GBK,” bandingnya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief