Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dispora Kalsel Evaluasi Pelatih PPLPD untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet

M Idris Jian Sidik • Jumat, 6 Desember 2024 | 14:43 WIB

PERTEMUAN: Suasana pertemuan para cabor dengan Dispora Kalsel bersama perwakilan Universitas Pendidikan Indonesia.
PERTEMUAN: Suasana pertemuan para cabor dengan Dispora Kalsel bersama perwakilan Universitas Pendidikan Indonesia.
BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan mengumpulkan seluruh pelatih Program Pembinaan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) untuk mengevaluasi program pembinaan selanjutnya. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (3/12/2024) di Banjarmasin.

Dispora Kalsel telah membina sejumlah PPLP dan PPLPD, yang mencakup 18 cabang olahraga dengan total 123 atlet PPLPD dan 20 atlet PPLP.

Para pelatih dari masing-masing cabang olahraga melakukan koordinasi untuk mengevaluasi dan menyusun program pembinaan yang lebih baik.

Baca Juga: Gelar Hakordia 2024, Pemprov Kalsel Ingin Wujudkan Komitmen Anti Korupsi

“Kita mengevaluasi program PPLPD. Selama ini, kami hanya mengambil hasil laporan dari para pelatih,” ujar Kepala Seksi Pengelolaan Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kalsel, Asfia Urrahman, mewakili Kabid Pembudayaan Olahraga, Budiono, dan Kadispora Kalsel, dr. Diaudin, pada Jumat (6/12/2024) pagi.

Tahun depan, Dispora Kalsel akan melibatkan tenaga ahli dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet agar lebih terarah.

“Mereka akan memonitor program latihan dan perkembangan atlet, serta menentukan cabang dan atlet yang perlu diganti jika diperlukan,” tuturnya.

Baca Juga: Harapkan Pembangunan di Tabalong Semakin Merata dan Ekonomi Lebih Berkembang

Untuk perkembangan selama satu tahun ini, kinerja ditargetkan dapat menghasilkan prestasi minimal medali tingkat nasional sebesar 10 persen dari jumlah atlet yang dibina.

“Alhamdulillah, target sudah tercapai dengan kisaran 20 persen dari atlet yang dibina,” ungkapnya.

Asfia menambahkan bahwa pembinaan atlet pelajar masih dalam proses dan tidak bisa dipaksakan untuk meraih medali.

Baca Juga: Berbagi Kasih Sukacita Natal, Kemenkumham Kalsel Kunjungi Panti Asuhan Bhakti Luhur

“Jika dipaksakan, dikhawatirkan saat memasuki usia produktif, performa mereka bisa menurun,” ucapnya.

Fokus yang utama setiap tahun adalah progres peningkatan atlet. “Misalnya, angkat besi tahun ini angkatan sekian kilo, tahun depan mereka harus lebih baik, meski tanpa medali. Target utama Kalimantan Selatan adalah PON, menyiapkan atlet untuk masa depan,” pungkasnya.

Meskipun demikian, ada beberapa atlet yang perkembangan kinerjanya kurang memuaskan. “Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi fisik, lokasi kejuraan yang tidak nyaman, atau faktor psikologis. Sering kali, atlet tampil baik saat latihan, tetapi gugup saat bertanding, sehingga kami pertimbangkan untuk menyediakan jasa psikologi olahraga dan pelatih fisik,” tutupnya.

Editor : M. Ramli Arisno
#Dispora Kalsel #PPLPD #evaluasi #pembinaan atlet #prestasi nasional