Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Apresiasi Penggunaan Topi Purun di Event South Borneo Rally 2024, Anggota DPRD Kabupaten Tapin Dukung Penuh

Rasidi Fadli • Kamis, 26 September 2024 | 16:15 WIB
KHAS BANJAR:Pereli Kabupaten Tapin, H Rihans Variza dan co-driver Fahrezi Fadh mengenakan topi purun di event Sumatera Utara Rally 2024, Agustus lalu.(Foto:Rahman Nor Wahyudi untuk Radar Banjarmasin)
KHAS BANJAR:Pereli Kabupaten Tapin, H Rihans Variza dan co-driver Fahrezi Fadh mengenakan topi purun di event Sumatera Utara Rally 2024, Agustus lalu.(Foto:Rahman Nor Wahyudi untuk Radar Banjarmasin)

RANTAU – Anggota DPRD Kabupaten Tapin, Rahman Nor Wahyudi sangat menyambut baik rencana Pemerintah Kabupaten Tapin yang menyediakan topi purun untuk para peserta dan panitia South Borneo Rally 2024.

Pasalnya dengan kebijakan tersebut, sangat membantu para pengrajin topi purun di Kabupaten Tapin pada event rally nasional tersebut.

“Kebijakan ini sangat bagus, karena akan membantu para pengrajin di momen Rally. Selain hasil kerajinan mereka diminati, juga sebagai bentuk promosi Topi Purun khas Tapin,” ucapnya, Kamis, (26/9/2024).

Apalagi, di South Borneo Rally 2024 di Kabupaten Tapin, akan banyak didatangi pereli dari berbagai wilayah di Indonesia. “Mereka tidak datang sendiri, tapi datang dengan tim masing-masing. Tentu dengan pemakaian topi purun, akan sangat membantu dalam promosi pariwisata dan kerajinan di Kabupaten Tapin,” ucapnya.

Diberitahukan Rahman Topi Purun sudah sering dipakai oleh Pereli Kabupaten Tapin yang juga pentolan tim HRVRT Binuang, H Rihans Variza di berbagai event rally di Indonesia. 

“Selama ini H Rihans Variza, di setiap kesempatan selalu memakai topi purun, terutama sesudah bertanding di Sprint Rally maupun Rally,” tuturnya.

Ia pun mendorong kebijakan ini bisa terealisasi, karena memang sangat bagus untuk para pengrajin Kabupaten Tapin.

“Proses pengolahan Topi Purun dengan motif memakan waktu lama, sebaiknya sediakan yang polos saja. Nanti bisa pakai pita tulisan, sablon plat,e atau bordiran plate lalu ditempelkan di Topi Purun,” ucapnya menyarankan.

Editor : Fauzan Ridhani
#H Rihans Variza #hrvrt #South Borneo Rally #kabupaten tapin #Rantau