RANTAU – Selama pelaksanaan South Borneo Rally 2024 di Kabupaten Tapin, Pemerintah Daerah akan mengupayakan seluruh peserta memakai topi purun.
Sekda Tapin Sufiansyah menjelaskan bahwa dipakainya topi purun agar ada ciri khasnya dalam pelaksanaan Rally kalo ini.
“Ini juga sebagai bagian dari promosi daerah,” tuturnya, Kamis (26/9/2024).
Topi purun yang dimaksud bukan sekadar topi biasa, tapi diberikan motif sesuai dengan temanya Rally, artinya bisa dibuat tulisan atau semacamnya.
“Jadi lewat ini kita ingin memperkenalkan Kabupaten Tapin melalui unsur wisata budaya dan produk kerajinan, seperti topi purun,” tambahnya.
Lanjut Sekda, namun hal ini masih dalam tahap pertimbangan karena mengingat waktu pelaksanaan Rally tinggal 20 hari lagi.
“Semoga para pengrajin siap untuk membuat topi purun khas Rally untuk dijadikan pengganti topi biasa,” jelasnya.
Sementara untuk kesiapan Tapin sendiri di South Borneo Rally, secara keseluruhan sudah 70 persen.
“Tinggal bagaimana penyempurnaan dan pemolesan saja lagi,” tuturnya.
Ia pun berujar, pada penyelenggaraan South Borneo Rally di Kabupaten Tapin bisa dijadikan momentum untuk memperkenalkan Bumi Ruhuy Rahayu, apalagi semua lintasan berada di Tapin.
“Terutama untuk potensi wisata budaya dan produk kerajinan lokal seperti topi purun tadi,” paparnya.
Untuk South Borneo Rally 2024 di Kabupaten Tapin sendiri akan berlangsung 18-20 Oktober nanti, dibuka di Rantau Baru dan ditutup di Sirkuit Balipat Binuang.
Editor: Arif Subekti