Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Usai Persembahkan Perak di PON XXI, Pegulat Kalsel Roxana Nyatakan Pensiun

M Idris Jian Sidik • Jumat, 20 September 2024 | 10:30 WIB

PENSIUN: Pegulat Kalsel, Natrusnicu Roxana Andreea berhasil mempersembahkan medali perak di PON XXI Aceh-Sumut. (M Idris Jian Sidik)
PENSIUN: Pegulat Kalsel, Natrusnicu Roxana Andreea berhasil mempersembahkan medali perak di PON XXI Aceh-Sumut. (M Idris Jian Sidik)
MEDAN - Perhelatan PON XXI Aceh-Sumut 2024 rupanya menjadi momen bersejarah bagi pegulat putri Kalimantan Selatan, Natrusnicu Roxana Andreea.

Pasalnya usai membela Kalsel di PON XXI Aceh -Sumut 2024, Roxana memilih pensiun dari arena gulat yang sudah digelutinya sejak berusia 9 tahun.

Roxana pun pamit dari arena gulat usai tampil di babak final Gaya Bebas Kelas 76 Putri Senior, Rabu (18/9/2024) malam.

Pada partai final yang dilaksanakan di GOR Binjai, Sumut tersebut, Roxana berhadapan dengan pegulat dari Varadisa asal Jawa Timur (Jatim).

Roxana pun harus puas menyabet medali perak, karena takluk dengan skor 10-0 oleh Varadisa.

Usai bertanding, Roxana langsung melepas sepatu yang digunakannya, lalu mengangkatnya di hadapan penonton. Dia juga sempat membungkuk untuk memberikan penghormatan.

Roxana pun meletakkan sepatunya di tengah arena gulat, kemudian turun untuk bersalaman.

Dia lalu kembali ke atas arena mengambil sepatunya dan melambaikan tangan sambil meninggalkan arena.

Roxana mengaku memulai gulat sejak umur 9 tahun. Di usianya yang sudah 35 tahun, ia merasa sudah cukup sebagai atlet. 

"Mau jadi pelatih saja.Karena sebenarnya usia-usia seperti saya ini sadar-sadar saja. Syukur dapat medali perak,” ujarnya.

Menurutnya, setiap perjuangan sangat luar biasa. Apalagi, saat ini dirinya sudah menjadi seorang ibu, dan di rumah sudah ada anak yang menunggu. 

Baginya, hal itu lebih berat rasanya dibanding orang-orang yang lebih muda darinya.

“Alhamdulillah, syukur untuk semuanya apa yang saya dapat di gulat. Akhirnya saya memutuskan di PON kali ini, di GOR Binjai, sudah untuk semuanya, cukup, mau jadi pelatih saja,"ujanya.

Selama berkiprah di Gulat, sejak usia 9 tahun, Natrusnicu pernah juara Eropa, sudah pernah juara di Asian Championship, dan juara PON. 

Dari kompetisi-kompetisi itu, dia sudah merasakan mendapat medali emas, perak, dan perunggu.

“Semuanya lengkap. Pesan untuk pegulat muda, harus disiplin, dan tetap semangat, karena olahraga itu, hari ini bisa menang, besok bisa kalah. Jadi, tetap aja semangat, dan bersyukur selalu,” ujarnya.

Editor : Sutrisno
#PON #PON XXI Aceh - Sumut #PON XXI 2024 Aceh