Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kisah Lara Atlet Menembak Kalsel di PON 2024: Pembinaan Jalan di Tempat dan Latihan Tanpa Peluru

M Idris Jian Sidik • Senin, 16 September 2024 | 12:32 WIB

 

 

BIDIK: Aksi penembak Kalsel di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024.
BIDIK: Aksi penembak Kalsel di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024.

ACEH BESAR - Atlet menembak Kalimantan Selatan (Kalsel) belum berhasil menyumbang medali di PON XXI 2024 Aceh – Sumut. Padahal cabor menembak kerap menjadi unggulan untuk mendulang medali di pesta olahraga se-Indonesia.

 

Hampir seluruh nomor yang diikuti atlet menembak yang berlangsung di lapangan Tembak Rindam Iskandar Muda, Aceh Besar, tersisih di kualifikasi alias tak ada yang lolos ke final.

 

Padahal di PON XX Papua pada 2021 lalu, penembak Kalsel mendulang 3 medali perak dan 3 medali perunggu.

 

Ketua Harian Perbakin Kalsel,

Hadi Nugraha Gema yang ditemui di Aceh Tengah, Minggu (15/9), mengakui kegagalan itu.

 

“Berdasarkan evaluasi kami, atlet menembak kita tertinggal dengan daerah lain. Pembinaan kita jalan di tempat sementara daerah lain sudah berlari,” paparnya.

 

Ditambahkan Hadi, pembinaan daerah lain seperti Riau, Bali, Jatim dan Aceh berjalan dengan baik. Mereka menitipkan atletnya untuk berlatih di Jakarta seperti Pelatnas, akademi menembak dan lain-lain menjelang PON XXI.

 

“Kalau kita tidak ada Pelatprov menjelang PON, sehingga hasilnya pun tidak maksimal,” ucapnya.

 

Selain itu minimnya sarana dan prasarana latihan menembak juga cukup merepotkan latihan.

 

Ditambahkan Hadi, sejak sekarang pihaknya menyiapkan atlet-atlet muda agar nantinya bisa bersaing di PON XXII di NTT.

 

“Penembak yang usianya di atas 25 tahun akan kita coba di nomor lain, supaya hasinya lebih baik,” ungkapnya.

 

Pelatih menembak Kalsel, Sudirno pun mengungkap bahkan mereka tidak memiliki peluru untuk berlatih. Jika melihat yang sudah-sudah di ajang yang sama, untuk amunisi ada dana khusus yang disiapkan.

 

"Tahun ini, kami membeli sendiri dari pengprov, tentu dengan budget yang tidak murah bahkan sampai puluhan juta rupiah. Mirisnya kami juga sempat meminta peluru dari provinsi lain," pungkasnya.

Editor : Muhammad Syarafuddin
#Aceh-Sumut #perbakin #Kalsel #menembak #PON XXI #medali #peluru