Mereka bertolak dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, pada Jumat pagi dan transit di Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh.
Namun, perjalanan mereka ke Aceh harus tertunda hingga Sabtu (31/8/2024) pagi karena masalah teknis pada pesawat yang seharusnya mereka tumpangi.
Baca Juga: Naga Putih Jadi Juara Lomba Dayung di Desa Antasan Sutun Kabupaten Banjar
"Sebagian dari kami memang langsung berangkat dari Jakarta ke Aceh tanpa transit, tapi kami yang berada di nomor dragon boat harus transit dulu di Medan," jelas Masyhur, pelatih tim dayung Kalsel.
Meskipun perjalanan tertunda, Masyhur memastikan kondisi tim tetap prima dan siap bertanding.
"Tidak ada kendala berarti. Mungkin adaptasi dan istirahat di Aceh sedikit tertunda, tetapi ini tidak akan mempengaruhi persiapan yang telah kami lakukan," katanya.
Baca Juga: Turnamen Futsal Kemerdekaan RI ke-79 di Tanah Bumbu: Tingkatkan Budaya Olahraga Masyarakat
M Rayhan, salah satu pedayung Kalsel, menegaskan bahwa fokus tim tetap pada pertandingan.
"Memang ada waktu yang terbuang, tapi kami sudah mendapat kompensasi berupa penginapan dari pihak maskapai sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh besok pagi," pungkasnya.
Editor : M. Ramli Arisno