Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Perjalanan Satu Dekade di DBL, Don Bosco Crew Juarai DBL Dance Competition Ketujuh Kalinya

Tia Lalita Novitri • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 05:53 WIB
PARA JUARA:SMA Frater Don Bosco Banjarmasin kembali juarai DBL Dance Competition. Menyusul di posisi kedua SMAN 7 Banjarmasin dan SMAN 1 Pelaihari di posisi ketiga.
PARA JUARA:SMA Frater Don Bosco Banjarmasin kembali juarai DBL Dance Competition. Menyusul di posisi kedua SMAN 7 Banjarmasin dan SMAN 1 Pelaihari di posisi ketiga.

BANJARMASIN - Tim dance SMA Frater Don Bosco Banjarmasin kembali duduki takhta juara DBL Dance Competition dalam gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2024 South Kalimantan.

Tim berjuluk Don Bosco Crew ini meraih gelar 1st Place empat kali berturut-turut sejak 2021. Ini juga menjadi kemenangan ketujuh kali bagi time dance Don Bosco Banjarmasin.

“Bangga sekali, perjuangan kami terbayarkan,” ucap Alysia Orlin Kurniawan, Leader Don Bosco Crew.

Tampil di babak final adalah tantangan tersendiri bagi Alysia. Terlebih membawa mandat mempertahankan gelar.

“Atmosfer babak final jauh berbeda, tapi kami yakin, Don Bosco Crew menunjukkan performa terbaiknya,” ungkap Alysia.

Kemenangan Don Bosco Crew juga hasil kerja keras Dhiera Wahyudi, sang pelatih. Lelaki yang akrab disapa Reggy ini merasa bangga atas perjalanan satu dekade SMA Don Bosco di DBL.

“Tahun ini benar-benar move up mission banget bagi Don Bosco Crew. Bangga sekali kembali meraih gelar juara DBL Dance Competition,” ujarnya.

Kemenangan ini memberi arti lebih bagi Reggy. Sebab, ia dihantui stigma kutukan bahwa Don Bosco akan kalah karena sudah menang tiga kali berturut-turut.

“Kutukan itu terpatahkan, buktinya Don Bosco Crew menang dance empat kali berturut-turut sejak 2021,” tegas Reggy.

Bicara konsep, Reggy terinspirasi sosok mendiang Michael Jackson yang bangkit dari keterpurukan akibat diskriminasi hingga berhasil menjadi The King of Pop.

“Konsep ini sejalan dengan tema utama dance Move Up. Harapannya, kami juga bangkit seperti Michael Jackson dan meraih predikat The King of Dance,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu juri, Putra Rakhmadani menuturkan setidaknya ada beberapa indikator penilaian dalam kompetisi ini.

“Sesuai aturan DBL Indonesia, indikator penilaian terdiri dari appearance 20 persen, eksplorasi tema 40 persen dan koreografi 40 persen,” papar Putra.

Secara keseluruhan, ia menilai bahwa persaingan di kompetisi ini semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“Dari tahun sebelumnya, performa para peserta sangat meningkat. Mereka lebih kreatif, kompak dan sudah memahami teknis perlombaan ini,” ujarnya.

Putra berharap kompetisi ini menjadi batu loncatan bagi para siswa untuk mengembangkan bakat seni tari.

“Ini ajang prestisius di kalangan pelajar, tentunya menjadi batu loncatan untuk karir mereka ke depannya,” pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#honda dbl with kopi good day #banjarmasin #sma frater don bosco #juara #GOR Hasanuddin HM Banjarmasin