Ratusan suporter berjuluk Smada Mania ini kompak meneriakkan yel-yel. Koordinator Smada Mania, Ismail Rasyid Duddes mengaku bangga dan haru atas performa Smadman.
Mereka bertugas mendampingi dua laga sekaligus, tim putra-putri. Tentunya membutuhkan energi yang besar.
“Selain persiapan fisik, Smadman juga bermodal mental yang kuat. Dua laga ini harus kami kawal hingga akhir,” ungkapnya.
Kehadiran suporter SMAN 2 Banjarbaru di luar ekspektasi Duddes. Mulanya ia menargetkan minimal 300 orang.
“Ternyata yang hadir di atas 500. Salut untuk kawan-kawan yang kompak mendukung SMAN 2 Banjarbaru,” ujarnya.
Sebulan penuh Smadman merampungkan persiapan. Belasan chant dipersiapkan. Mulai dari menghafal yel-yel dan mengolah properti.
“Sebulan terakhir kami sibuk persiapan, semoga berbuah manis,” harap Duddes.
Soal target, Duddes berani mematok tinggi. Ia bertekad mengawal Smadman hingga meraih predikat Best Supporter. “Plus Best Coordinator tentunya,” tutupnya..
Salah seorang Smadman, Ahmad mengaku antusias. Ia percaya, Smadman memberi suntikan semangat bagi tim basket dan dance sekolahnya.
“Sehingga mereka bisa tampil maksimal dan tambah bersemangat. Pada akhirnya, semoga SMAN 2 Banjarbaru juara,” pungkasnya.
Editor : Sutrisno