KOTABARU - Tim sepak bola asal Kabupaten Kotabaru, Garuda Mulia Akademi harus puas dengan gelar Runner Up Festival Sepakbola U-14 Paman Birin Cup 2024 di SKB Mulawarman Banjarmasin.
Dalam pertandingan bergengsi tersebut, para pemain lokal asli Kotabaru kelahiran 2010 dan 2011 berhasil menunjukkan performa apik sepanjang turnamen.
Namun sayang, di puncak pertandingan, langkah mereka harus berujung antiklimaks, lantaran kalah dari SSB Tuntung Pandang Pelaihari via adu penalti dengan skor 5-6.
Meski hanya meraih juara kedua, namun prestasi tersebut tetap disyukuri. Pasalnya, raihan ini melampaui capaian edisi sebelumnya, yang terhenti di semifinal.
Pelatih Garuda Mulia Kotabaru, Agnes Suharianto saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin mengungkapkan rasa bangga dan berterima kasih semua pemain atas kerja keras di lapangan.
"Anak-anak sudah memberikan yang terbaik dan menjalankan skema permainan sesuai instruksi tim pelatih. Secara umum, kami puas atas capaian ini," bangga coach Agnes usai penyerahan piala, Kamis (18/7/2024).
Lebih lanjut, Agnes mengatakan pihaknya akan fokus menatap gelaran berikutnya.
Dalam waktu dekat, tim ini dipastikan bakal berpartisipasi pada turnamen GSI dan Piala Suratin U-15.
"Tim ini mayoritasnya akan kita pertahankan, sambil kita memantau pemain-pemain potensial lainya dari seluruh pelosok Kotabaru sebagai tambahan. Kita ingin memberi kesempatan lebih banyak kepada putra daerah Kotabaru di daerah," komitmennya.
Jelang keikutsertaan di ajang tersebut, sejumlah evaluasi bakal diterapkan secara menyeluruh. Salah satunya terkait taktikal dan sistem permainan.
Sedangkan, untuk lini tengah menjadi sorotan lantaran jarak antar pemain terlalu jauh dan menyebabkan serangan tidak lancar. Hal ini praktis berpengaruh terhadap keseimbangan tim.
Di lini belakang, ketenangan bakal terus diasah agar tidak panik saat menghadapi pressing lawan.
Sedangkan, di lini depan, aspek finishing akan terus diasah agar para penyerang bisa lebih baik.
"Kuncinya, anak-anak jangan pernah takut sama lawan. Tapi jangan juga meremehkan lawan. Dari awal kami tekankan supaya bermain bagus dan sportif," pesannya.
Agnes menyampaikan untuk klub-klub dari daerah lain, kalau ada yang ingin menggunakan pemain Garuda Mulia Kotabaru untuk kompetisi ia akan mempersilahkan.
“Kami akan terus memberi ruang pemain kami
agar para pemain bisa terus menambah pengalaman dan jam terbang, serta mendapat atmosfer kompetitif dalam sebuah turnamen,” tutupnya.