BANJARMASIN - Menghadapi gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut, Pengurus Provinsi Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kalsel menggelar pemusatan latihan di berbagai tempat berbeda.
Sebelumnya, tim dancesport Kalsel berhasil meoloskan delapan atlet ke PON XXI 2024 Aceh-Sumut, hasil meraih empat medali di Pra PON 2023 di Yogyakarta. Yakni, meraih satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.
Mereka adalah Dinda Loveliza dan Rikma Nafiha Rahman, masing-masing spesialis kelas Pre Amateur Standard dan FFA Slow Foxtrot. Lalu, Sasi Rasyiida dan Muhammad Fauzan yang akan tanding di kelas Pre Amateur Latin dan FFA Rumba.
Lalu ada Queenansya Taras Decyra Soo dan Medina Islamita Azizah di kelas Synchronize Standard Ballroom. Serta, Ratih Indah Pertiwi dan Aldya Musoufi di kelas Tradisional Danceport.
Ketua Pengprov IODI Kalsel, Muslih mengatakansaat ini para atlet dance sport Kalsel sedang menjalani pemusatan latihan di lokasi berbeda-beda.
"Dinda dam Rikma yang turun di kelas pre amateur standar dan FFA slow foxtrot saat ini tengah menjalani TC di Jawa Barat, karena keterbatasan pelatih untuk kelas tersebut," ungkap Muslih.
Ironisnya, TC yang sudah dimulai sejak Mei lalu itu dijalani dengan menggunakan dana pribadi sang atlet.
Hal tersebut dikarenakan tak adanya anggaran yang digelontorkan untuk tim dancesport Kalsel, sedangkan persiapan harus dilakukan semaksimal mungkin dengan waktu yang ada.
Muslih yang juga merangkap sebagai pelatih tim dancesport Kalsel itu mengungkapkan bahwa kedua atletnya tersebut kerap menyisihkan dana insentif dari Dispora Kalsel setiap bulannya guna membayar biaya operasional latihan selama di Jawa Barat.
"Untuk latihan privat saja kami harus membayar pelatihnya Rp800 ribu per jamnya, jadi kami harus mensubsidikan kembali dan menyesuaikan latihannya dengan kemampuan dana yang kami miliki," ungkapnya.
Sedangkan, untuk Sasi Rasyiida dan Muhammad Fauzan di kelas Pre Amateur Latin dan FFA Rumba, berlatih di Banjarmasin di bawah arahan Muslih secara langsung.
Lalu Queenansya Taras Decyra Soo dan Medina Islamita Azizah di kelas Synchronize Standard Ballroom latihan di Banjarbaru.
Sedangkan Ratih Indah Pertiwi dan Aldya Musoufi di kelas Tradisional Danceport, juga menjalani pemusatan di daerah asalnya di Kabupaten Tanah Laut (Tala).
Editor : Fauzan Ridhani