BANJARMASIN - Latihan intens setiap hari terus dilakukan tim pencak silat Kalimantan Selatan yang diproyeksikan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumut, September mendatang.
Menjalani training center di Aula PPLP Kalimantan Selatan di kawasan Mulawarman, 5 pendekar Banua terus mendapat pemantapan program latihan.
Salah satu pelatih, Dedi Adha mengatakan, saat ini anak asuhannya di performa yang cukup bagus. Tidak ada atlet yang rentan cedera dalam proses training center.
Fokus latihan sendiri masih ditumpukan pada latihan beban, sedangkan nantinya pada dua bulan jelang PON, para pesilat akan lebih dimatangkan teknik dan strategi bertandingnya,
“Ini sudah 60 persen. Kita dari Desember sudah melakukan pemusatan Latihan. Alhamdulillah, masih kondisi yang bagus, tidak ada yang rentan cedera. Kita masih masuk ke beban," ungkap Dedi.
"Setelah ini baru teknik dan strategi. Yang harus dimaksimalkan itu teknik dan strategi,” tambahnya.
Salah satu pesilat, Nizar Saufi Aditya mengaku sudah siap untuk memberikan yang terbaik bagi Kalsel di ajang PON nanti.
"Insyaallah sudah siap, kami sudah berlatih rutin, hanya tinggal pemantapan saja lagi," jelasnya.
Diketahui, Kalimantan Selatan meloloskan 5 atlet pencak silat ke PON XXI Aceh – Sumut mendatang. Kelimanya yakni Hanifa yang bertarung kelas pertarungan A puteri, lalu Ramadhani di kelas C putra, Habibah di kelas B putri, serta Rezky Alfi Sahri dan Nizar Saufi Aditya.
Editor: Arif Subekti