Turun di 10 Kelas tanding yang berbeda, atlet asal Banjarmasin berhasil meraih medali. Bahkan untuk di kelas kids atau anak-anak, dua atlet cilik yakni Mikhail Alaric Salan dan Maximillian Keneth yang sama-sama masih berusia 9 tahun berhasil meraih medali perak dan perunggu.
Adapun total perolehan medali yang didapat atlet Banjarmasin sebanyak 10 buah, yakni dua medali emas, enam perak, dan dua perunggu.
Pelatih di Magma Jiujitsu Banjarmasin Ignasius Rizki Salan mengaku bangga atas capaian dan hasil memuaskan seluruh atlet BJJ yang ikut bertanding.
Terlebih capaian di kelas anak-anak yang berhasil menoreh prestasi yang di luar ekspektasinya, “ini merupakan ajang pertama Alaric dan Kenneth, sangat membanggakan, apalagi ini merupakan ajang nasional dan lawan tanding terakhir di final merupakan orang luar negeri,” kata Ignasius.
Dia mengakui kedepannya masih banyak yang harus dibenahi. Seperti teknik dan kekuatan fisik. “Masih perlu digenjot dan pembenahan juga di mental,” imbuhnya.
Torehan membanggakan ini sangat diharapkannya, menjadi motivasi agar banyak anak-anak Banua bisa ikut berlatih agar olahraga beladiri ini lebih meluas di Kalsel.
Editor : M. Ramli Arisno