BANJARMASIN – Di balik keberhasilan kontingen Kota Banjarmasin menjadi juara umum pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalsel di Hulu Sungai Selatan, cabor pencak silat mengambil peran penting dengan perolehan 17 medali.
Menargetkan 9 medali emas, 2 medali perak dan 4 medali perunggu. Kontingen silat Banjarmasin justru berhasil melebihi target dengan perolehan 11 medali emas, 2 medali perak dan 4 medali perunggu.
Medali emas dipersembahkan oleh M Fazri (Tunggal Putra), Karmila (Tunggal Putri), Kamelia dan Raisya Oktavia (Ganda Putri), M Aini dan Hafi Badali (Regu Putra), serta Shofaa Nurghinaa, Hilma Mardina dan Nur Narila (Regu Putri).
Kemudian, Fajar Rahman (Solo Putra), Dea Hesni Amelia (Solo Putri), Nur Fitri Fatimah (Tanding Kelas A Putri), Nurdita Sabila (Tanding Kelas B Putri), Risma Maulida (Tanding Kelas F Putri) dan Dalilah (Tanding Kelas D Putri).
Sedangkan empat medali perak diraih oleh Dwi Rahmad Dani (Tanding Kelas H Putra) dan Siti Sabariyah (Tanding Kelas H Putri).
Lalu empat medali perunggu dipersembahkan Kahirul Ma’ani dan Abdul Khair (Ganda Putra), Sultan Noornazmi (Tanding Kelas E Putra), Borneo Putra Nugraha (Tanding Kelas B Putra) dan Rasyid Ridho (Tanding Kelas F Putra).
Atas capaian ini, manajer tim pencak silat Kota Banjarmasin, Muhrani mengatakan, motivasi menjadi faktor keberhasilan atlet mereka di Popda Kalsel tahun ini.
“Kami hanya memberikan semangat kepada mereka sebelum bertanding. Namun, motivasi mereka ternyata melebihi ekspektasi kami dan hasilnya sangat luar biasa, saya sangat mengapresiasi itu,” ujarnya.
Dengan persiapan sekitar dua bulan lebih, tim pelatih yang terdiri dari Gusti Rama, Jam’an, M Hairullah, M Fahri dan Nur Halimah dinilai sukses menyiapkan para atlet.
“Bukan hanya dari kami tim pelatih, para pelatih di perguruan masing-masing juga berperan penting, karena dalam seminggu kami bagi latihannya. Tiga hari bersama kami, tiga hari lagi bersama pelatih di perguruan masing-masing,” ucap salah satu pelatih tim silat Banjarmasin, Gusti Rama.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief