BANJARMASIN - Kepengurusan Akademi Seni-Beladiri Karate Indonesia (ASKI) Kalsel periode 2023-2028 dilantik. Pada kesempatan ini juga digelar gashuku dan ujian DAN zona Kalimantan, Jumat (12/1) di Gedung Olahraga SKB Mulawarman Banjarmasin.
Pelantikan pengurus ASKI Kalsel yang diketuai H Rusli SE (Kasubbagrohjashor Bagwatpers Biro SDM Polda Kalsel) ini dilakukan Bidang Organisasi PP ASKI Syahril Osen, serta dihadiri Dewan Guru PP ASKI Nanang Kadriansyah, dan Dewan Guru PP ASKI Johnet Selanno. "ASKI Kalsel merupakan lumbung atlet dari tahun ke tahun," ungkap Syahril Osen SE usai pelantikan.
Saat ini, lanjutnya, ASKI Kalsel sudah mampu meloloskan satu atlet dari enam karateka yang berhak mengantongi tiket ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Medan. "Atlet ASKI Kalsel ini menjadi kandidat peraih medali emas PON," ujarnya.
Setelah pelantikan ini, sambungnya, ASKI Kalsel juga diimbau untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sekitar bulan April 2024 di Jakarta. "Nantinya akan melahirkan sejumlah atlet yang akan diolah menjadi atlet nasional ASKI tingkat pusat," bebernya.
Untuk persaingan di level nasional, menurutnya, ASKI Kalsel sudah mampu bersaing dengan perguruan jajaran atas, seperti Inkai, Inkanas, Gojukai, dan Inkado. "Bahkan ada 6 atlet ASKI yang akan tampil di PON 2024 Aceh-Medan. Sebelumnya, juga peringkat lima kejuaraan nasional junior," bebernya.
Beberapa atlet ASKI ada yang masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dengan menorehkan medali emas di Kejuaraan Asia tingkat junior dan perunggu di Uzbekistan. "Mudah-mudahan prestasi tersebut bisa dipertahankan dengan sumbangsih dan dorongan dari atlet-atlet Kalsel," ucapnya.
Sementara itu, Ketua ASKI Kalsel H Rusli SE yang mendapat kehormatan sabuk hitam DAN IV menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan PP ASKI dalam pembinaan kedepannya. "Kita ingin ASKI Kalsel lebih berkembang dan maju lagi. Tentunya dibuktikan dengan prestasi di level nasional hingga internasional," tuturnya.
Bersamaan dengan pelantikan ini, digelar gashuku dan ujian DAN zona Kalimantan. "Sekitar 40 peserta yang mengikuti gashuku dan ujian DAN, dari Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel)," imbuhnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief