BANJARMASIN - Manajemen PS Barito Putera, menggandeng Ikatan Keluarga Barito Putera Legend (IKBPL) dan Asprov PSSI Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar coaching clinic di lapangan bola Green Yakin Soccer Field (GYSF), beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta, terdiri dari lima Sekolah Sepak Bola (SSB) di Banjarmasin dan sekitarnya. Yaitu SSB Haus Soccer, SSB Alam Hijau, SSB Junior 2000, SSB Cempaka dan SSB Hasnur.
Dalam kegiatan itu, para pemain muda mendapatkan arahan langsung dari beberapa mantan pemain Barito Putera, seperti Isnan Ali, Frans Sinatra Huwae dan Sofyan Morhan yang juga merupakan staf pelatih Barito Putera.
Tak hanya itu, juga ada Ilham Romadhona mantan staf pelatih Timnas Indonesia di Piala Dunia U17, serta Muhammad Helmie dan Norhalid yakni pemain Barito Putera asli Banua.
Dijelaskan Isnan Ali selaku pemateri dalam coaching clinic tersebut, kegiatan bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang teknik dasar bermain sepak bola. “Kemudian dilakukan pengaplikasiannya berupa game kecil tentang materi yang telah diberikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, kata Isnan, kegiatan ini juga upaya dari Barito Putera untuk menjadi tim yang bisa memberikan manfaat bagi para pesepak bola muda. “Alhamdulillah, antusiasnya bagus dan ini memang program kita untuk memberikan manfaat bagi banua dengan memberikan coaching clinic,” ujarnya.
“Ini sesuai pesan Founder PS Barito Putera bahwa barito milik masyarakat dan kita bisa memberikan manfaat dengan memberikan coaching clinic,” sambungnya.
Diketahui, Kegiatan ini, rencananya terus dilakukan di beberapa daerah di Kalsel. Selain coaching clinic, kegiatan juga dilanjutkan dengan trofeo antara tim legend lokal di setiap daerah bersama tim Barito Legend.
Adapun peserta trofeo kali ini diikuti, Bossel Banua Bola, KDN FC, Legend HKSN FC dan Tim Barito Legend sebagai bintang tamu.
Sementara itu, CEO Barito Putera, H Hasnuryadi Sulaiman atas terlaksananya kegiatan itu mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada masyarakat yang hadir dan para SSB telah mengikuti coaching clinic. “Kegiatan ini tujuannya silaturahmi, sekaligus mencari bakat-bakat yang ada di banua melalui coaching clinic.” ujarnya.
Hasnur sapaan akrabnya berharap, melalui kegiatan ini pihaknya nanti bisa menemukan pemain untuk Tim Elit Pro Akademi (EPA) PS Barito Putera. Serta mengharapkan kegiatan ini bisa terus konsisten dilaksanakan di 13 Kabupaten/Kota Kalsel. “Saya yakin akan ada generasi muda yang meneruskan jejak seperti coach Frans dan teman-temanya,” pungkasnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief