Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ninja Warrior Versi Banjarmasin

Wahyu Ramadhan • Selasa, 12 Desember 2023 | 09:52 WIB
HALANG RINTANG: Peserta HTF Sungai menerjang jaring tali
HALANG RINTANG: Peserta HTF Sungai menerjang jaring tali

BANJARMASIN - Puluhan tim berlaga dalam kompetisi How to Fighter (HTF) Sungai, Senin (11/12) pagi.

Ketangkasan dan kekompakan mereka diuji untuk menuntaskan sejumlah halang rintang.
Dari lari jarak 1 kilometer, meniti dan memanjat jaring tali, menggulingkan ban truk, sampai mendayung perahu menyeberangi Sungai Martapura.

Kompetisi di kawasan Siring Sudirman dan Siring Pierre Tendean itu untuk memeriahkan ulang tahun Korem 101/Antarasi ke-62.

Melihat dari dekat, seolah seperti menonton acara televisi Ninja Warrior.

Kompetisi ini diikuti 53 pasangan, baik warga sipil maupun TNI. Pemenangnya adalah pasangan Ongen dan Robert Rio. Keduanya tinggal di Banjarmasin, namun lahir di Papua Pegunungan.
Mereka menuntaskan seluruh tantangan dengan waktu 6 menit 20 detik. Cepat sekali.

"Puji Tuhan, kami berhasil juara pertama. Terima kasih untuk dukungan keluarga di Banjarmasin," kata keduanya kompak.

Ditanya mana yang paling sulit, mereka menyebut bagian mendayung perahu di tengah arus Sungai Martapura yang deras.

"Agak kesusahan tadi. Beruntung di Papua kami terbiasa mendayung," ungkapnya.

Terpisah, Komandan Korem 101/Antasari, Brigjen TNI Ari Aryanto mengatakan, kompetisi ini untuk para petarung.

Ia berharap, lomba semi militer ini bisa diikuti lebih banyak anak muda.

"Misalnya pelajar sekolah. Karena lomba ini olahraga sekaligus hiburan masyarakat," ucapnya.

Dan cocok dengan kearifan lokal di Kalimantan Selatan. "Seperti moto Banjarmasin: Kayuh Baimbai. Atau mendayung bersama untuk menggapai tujuan," jelas Danrem.

Ari berharap, HTF Sungai bisa semakin mengeratkan hubungan antara TNI dan masyarakat Banua. 

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Atletik #tni