Event tersebut diagendakan pada 29 Oktober 2023 mendatang di Kebun Raya Banua di kawasan Setdaprov Kalsel, Banjarbaru.
Triathlon sendiri merupakan event sport tourism yang menggabungkan tiga macam olahraga, yakni renang, lari, dan bersepeda.
“Pelaksanaan event ini perdana di Kalsel. Tujuannya untuk pengembangan dan promosi wisata daerah, serta memanfaatkan kondisi dan lintasan yang memadai,” kata Kepala Dispar Kalsel, M Syarifuddin.
“Danau buatan Kebun Raya Banua bisa untuk lomba renang. Lalu lebar dan luasnya jalan untuk jalur lari, sedangkan kondisi tanah yang menurun dan mendaki untuk track bersepeda,” tambahnya.
Syarifuddin mengungkapkan, sudah 120 orang yang resmi mendaftar untuk mengikuti olahraga wisata yang memacu adrenalin dan fisik ini.
Tidak hanya dari Kalsel, peserta yang mendaftar juga berasal dari luar daerah, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Sumatera dan sejumlah provinsi lain di Kalimantan.
“Bahkan juga ada peserta mancanegara berkebangsaan Inggris dan Irlandia yang turut mengikuti event ini. Mereka mendaftar untuk kategori standard,” jelas Syarifuddin.
Banua Triathlon Challenge 2023 sendiri akan dibagi menjadi tiga kategori yakni sprint (750 m renang, 10 km sepeda, 5 km lari), kategori standard (1500 m renang, 20 km sepeda, 10 km lari) dan kategori relay sprint (750 m renang, 10 km sepeda, 5 km lari).
“Semoga kegiatan ini ke depan akan menjadi event pariwisata tahunan dengan hadiah yang lebih banyak dan besar lagi,” tukas Syarifuddin.
Ketua Pelaksana Banua Triathlon Challenge 2023, Teguh Budhi mengatakan, antusias para peserta mengikuti ajang ini sangat luar biasa. “Untuk peserta sendiri over 30 peserta dari rencana, lalu masih banyak peserta yang ingin daftar, sayangnya pendaftaran sudah kami tutup,” ungkap pria yang akrab disapa Wirro itu.
Ia berharap, Banua Triathlon Challenge 2023 bisa terus berkembang ke depannya. “Semoga saja melalui ajang ini sport tourism bisa berkembang,” tuntasnya.(bir/yn/ris) Editor : Arief