Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Juara Dunia Taekwondo Berbagi Ilmu di Kalsel

Arief • Selasa, 9 Mei 2023 | 08:49 WIB
INSTRUKSI: Suasana coaching clinic saat grand master Oh Il-nam memberikan materi kepada para peserta coaching clinic di Geung Taekwondo, Banjarmasin.
INSTRUKSI: Suasana coaching clinic saat grand master Oh Il-nam memberikan materi kepada para peserta coaching clinic di Geung Taekwondo, Banjarmasin.
BANJARMASIN – Taekwondo Indonesia (TI) Kalimantan Selatan menggelar coaching clinic jelang persiapan mereka menghadapi Pra PON Taekwondo 2023. Kegiatan ini sendiri digelar sejak 5 sampai 7 Mei 2023 bertempat di Gedung Taekwondo, Jalan Sultan Adam, Banjarmasin.

Sebanyak 41 pelatih yang tersebar di seluruh 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan mengikuti kegiatan ini, ditambah 27 atlet yang tengah mengikuti pemusatan latihan jelang Pra PON 2023 yang berlangsung di Jakarta.

Ketua Harian TI Kalsel, Zufhari mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu dari agenda Pemprov TI Kalsel, melalui kegiatan ini juga diharapkan para peserta yang merupakan para pelatih bisa meneruskan ilmu yang sudah mereka pelajari oleh salah satu mantan atlet taekwondo dunia, Grand Master Oh Il-nam.

“Ya, salah satu narasumber yang kami datangkan adalah mantan juara dunia, Oh Il-nam dari Korea Selatan,” ungkap Zufhari.

“Kegiatan ini hanya berlangsung pertama kami lakukan di tahun ini, namun hanya tiga hari saja. Kedepannya diharapkan bisa berlangsung setidaknya dua kali setahun dengan durasi pelaksanaan minimal lima hari, maksimal tujuh hari,” harapnya.

Sedikit tengah Oh Il-nam, Ia merupakan mantan atlet Korea Selatan yang sudah mendunia, pernah menjadi empat kali juara dunia di berbagai ajang. Jejak karirnya di tanah air diawali tahun 1988 dimana ia dipanggil untuk melatih timnas taekwondo Indonesia. Setelah itu, taekwondo terus berkembang di Indonesia.

“Pada tahun 1991 saya juga sempat menjadi anak didik Oh Il-nam di pelatnas, terakhir saya bersama Oh Il-nam di tahun 1994 untuk persiapan Asian games,” cerita Zufhari.

Zurhari menilai bahwa Oh salah satu pelatih taekwondo terbaik yang pernah bersama Indonesia, sejak ditangannya, Indonesia selalu meraih prestasi tinggi di taekwondo

“Harapannya dengan kehadiran sosok Oh Il-nam, apa yang diberikan Oh bisa diteruskan kepada para atletnya. Jangan disimpan secara pribadi, harus dibagi dan dikembangkan,” pesannya.

Senada, Sekretaris Umum TI Kalsel, Hendri Danu Saputra berhadap hasil dari pelatihan ini bisa serasi dan bersinergi untuk perkembangan taekwondo di Banua. “Tentu kehadiran grand master Oh Il-nam adalah kesempatan yang harus benar-benar dimaksimalkan, jangan sampai terlewat dan serap ilmu sebanyak mungkin,” singkatnya. (bir/by/ram) Editor : Arief
#taekwondo #bela diri