Hal tersebut disampaikannya, karena untuk Pra PON nanti bakal di seleksi ulang, tidak hanya atlet yang hanya berprestasi di Porprov XII HSS 2022 kemarin. "Barangkali mereka setelah Porprov tidak berlatih lagi, sehingga membuat performanya berkurang, maka akan kita seleksi lagi nanti," ucapnya.
Kendati demikian ia tak menampik bahwa yang berprestasi di Porprov kamarin sudah termonitor. Namun, sebelum Pra PON nanti juga akan digelar Kejurprov sekira bulan Maret atau April. "Yang berprestasi di Kejurprov nanti mungkin akan kita seleksi lagi dengan yang berprestasi di Porprov kemarin," bebernya.
Terkait dengan sarana dan prasarana latihan atlet, diakuinya memang bahwa saat ini Kalsel kesulitan untuk hal itu. "Namun kami dari Pengprov tidak hanya berdiam saja, kami terus mencarikan tempat latihan yang layak untuk atlet Kalsel nantinya jika sudah mulai dilakukan penbinaan lebih lanjut," ungkapnya.
Sebelumnya Pengprov IKASI Kalsel sudah pernah mencarikan gedung untuk berlatih. "Kemarin di kawasan Mulawarman juga pernah kami cek, dan ternyata gedungnya masih agak kecil," jelasnya.
Ia pun berharap ada perhatian khusus dari KONI ataupin Dispora Kalsel terkait hal itu. "Tidak hanya terkait itu saja. Tapi juga entah KONI atau Disnpora nantinya, kalau bisa melakukan pembinaan sejak sebelum Pra PON dimulai, jangan menunggu berpa tiket yang didapat di PON baru benar-benar melakukan pembinaan lebih lanjut terhadap atlet Anggar Kalsel," tegasnya.
"Jangan berbicara prestasi di PON lebih dulu, kalau untuk persiapan di Pra PON nya saja masih keteteran," tambahanya.
Menurutnya lagi, Kalsel bisa merebut tiket sebanyak-banyaknya jika dipersiapkan sebelum Pra PON. "Daerah lain saja seperti Jatim sudah memperisapkan atletnya sejak sekarang untuk Pra PON, sudah mulai dilakukan pembinaan sejak sekarang. Seperti itu sejatinya untuk membina atlet agar lebih siap," pungkasnya.(bir/by/ran)
Editor : Muhammad Helmi