Ketua Umum PASI Kalsel, Sarmidi menyampaikan Agustus dipilih karena sudah masuk musim kemarau. “Supaya tidak mengulangi kendala hujan seperti di Kejurprov 2021 yang digelar bulan Desember," ucapnya.
Ada 13 nomor yang akan dipertandingkan. Mulai dari lari 100 meter hingga 10 ribu meter, lompat jauh, lempar lembing, tolak peluru, dan lain sebagainya. Nomor-nomor tersebut juga dipertandingkan di ajang Porprov 2022. Jadi, bisa menjadi acuan dan tolak ukur bagi para atlet yang akan berlaga di ajang multievent tingkat provinsi tersebut. "Kejurprov ini digelar untuk menjalankan program kerja tahunan PASI Kalsel, sekaligus ajang pemanasan bagi atlet jelang Porprov 2022," jelasnya.
Sarmidi mengatakan bahwa pihaknya masih berkoordinasi terkait venue pertandingan. Mengingat lintasan lari JPOK Universitas Lambung Mangkurat yang biasanya digunakan sebagai venue mau direhab oleh pengelola pada tahun ini. "Kami akan berkoordinasi apakah rehabnya dilakukan sebelum, atau setelah kejurprov. Namun, kami sudah menyiapkan beberapa alternatif venue," jelasnya. Beberapa alternatif lokasi yang memenuhi standar yakni di Stadion Demang Lehman Kabupaten Banjar, dan Stadion di Kabupaten Tabalong.
Sarmidi menyebut bahwa venue di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sudah memenuhi standar untuk menggelar kejurprov. Namun terkendala regulasi dalam surat edaran yang menyatakan lintasan baru bisa dipakai sebulan sebelum digelar Porprov.(bir/gr/dye)
Editor : Arief