Meraka berhasil menyisihkan ratusan peserta lomba perahu ces yang tampil di lomba yang diadakan Pemkab Batola melalui Disporbudpar Batola. Total 117 peserta tampil dengan kekuatan penuh.
Lomba yang diadakan selama dua hari (Sabtu-Minggu) resmi berakhir, Minggu (30/01) sore. Podium juara banyak diborong pembalap dari Kabupaten Tapin. Perebutan juara 1dan 2, diperebutkan oleh perwakilan mereka. Juara 1 dimenangkan Hairannor. Sedangkan juara 2 ditempati Helmi. Dan juara 3 dimenangkan Adan dari Batola.
Saat perhelatan laga final, Hairannor hampir kalah. Namun kelotok yang dikendarainya berhasil melaju kencang saat mendekati garis finis. Berhasil menyusul Helmi yang sebelumnya memimpin di depan.
"Alhamdulillah, mesin yang saya gunakan bisa lebih kencang saat mendekati garis finis," ujar Hairannor.
Hairannor mengungkapkan mesin yang digunakannya masih terbilang baru. Banyak onderdil dalam yang masih original. Hanya ada beberapa saja yang ditune up. "Mesin baru saya beli sekira Rp1,4 juta dan di modifikasi sekira Rp500 ribu di Palangkaraya," ujarnya, sembari mengatakan kemenangan juga tidak terlepas dari kelotok ces yang digunakan.
"Sebelum lomba kami terus berupaya melicinkan selicin mungkin bagian bawah kelotok agar bisa melaju kencang," tambahnya.
Dirinya menambahkan lomba kali ini sedikit menantang. Selain ombak, jalur lomba mendekati finis banyak kayu yang mengapung. Sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi joki.
"Perjuangan menuju juara juga tidak mudah, saya saja sempat tiga kali mengalami kerusakan pada mesin. Untung membawa mekanik yang bisa diandalkan," ceritanya.
Atas kemenangannya ini, Hairannor berhak atas hadiah Rp7 juta, runner up Rp6 juta dan peringkat ketiga Rp5 juta.
"Total hadiah mencapai Rp29 juta," ujar Ketua Pelaksana, Didik Kaharuddin.
Didik menambahkan, disediakan hadiah uang hingga peringkat keenam, termasuk joki dan perahu terbaik.
“Kami juga menyediakan doorprize untuk 32 peserta,” tambahnya. Ia mengatakan, doorprize yang disediakan bukan barang-barang elektronik, melainkan berupa roda perahu, as perahu, karburator dan lain-lain.
Terakhir dirinya mengatakan, sesuai persyaratan lomba, perahu yang digunakan harus berbahan kayu ulin.
Kemudian setiap joki wajib mengenakan jaket pelampung. "Kami rencanakan tahun depan bakal ada lagi lomba balap ces seperti ini," janjinya.(bar) Editor : Arief