Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Gerebek Bandar Narkoba di Katingan, Tiga Polisi Dibunuh Sebelum Dibuang ke Sungai

admin • Rabu, 8 Juli 2026 | 21:41 WIB
TURUN LANGSUNG: Komisioner Kompolnas mengecek langsung tempat kejadian perkara (TKP) meninggalnya anggota Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat sedang bertugas. (ANTARA)
TURUN LANGSUNG: Komisioner Kompolnas mengecek langsung tempat kejadian perkara (TKP) meninggalnya anggota Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat sedang bertugas. (ANTARA)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap temuan mengejutkan dalam peristiwa yang menyebabkan 3 polisi gugur dalam penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Para korban dibunuh sebelum dibuang ke sungai.

Komisioner Kompolnas Supardi Hamid menyampaikan bahwa pihaknya sudah turun langsung ke lokasi kejadian di Desa Tumbang Kalemei. Dia menyebut, ada tiga tempat kejadian perkara (TKP) yang didatangi oleh Kompolnas. Dari ketiga TKP tersebut, dia menyimpulkan bahwa tiga polisi yang gugur dalam tugas tidak meninggal dunia karena tenggelam di sungai.

”Ada satu fakta yang menarik bahwa tesis para korban melarikan diri ke sungai dan kemudian mati tenggelam adalah tidak terbukti, justru terbantahkan dari fakta di sini. Di mana kami menemukan ceceran darah yang kemudian ceceran darah itu kemudian berakhir di sungai. Ini menunjukkan bahwa para korban dihabisi, dibunuh, sebelum mereka dibuang ke sungai,” katanya, Selasa (7/7).

Menurut Supardi, perbuatan para pelaku masuk dalam kategori intentionally killing. Bandar dan jaringan pengedar di narkoba dengan sangat keji menghabisi nyawa petugas kepolisian, kemudian membuang jasad mereka ke sungai.

Sementara, Choirul Anam yang juga komisioner Kompolnas menyampaikan, bahwa di TKP tiga pihaknya memang menemukan bercak darah. Tidak jauh dari lokasi tersebut, salah seorang jenazah korban ditemukan. Atas gugurnya para polisi tersebut, dia mendorong agar Polri mengusut tuntas.

”Kami minta supaya gugurnya tiga anggota kepolisian itu diusut tuntas siapa pun pelakunya. Bagi kami tidak hanya soal hilangnya nyawa, tapi juga soal perlawanan (pelaku peredaran gelap) narkoba terhadap penegakan hukumnya,” tegasnya.

Anam menyampaikan, bahwa seluruh jajaran kepolisian tidak boleh kendor melawan peredaran gelap narkoba. Menurut dia, peristiwa tersebut harus menjadi spirit baru untuk mengencangkan pemberantasan narkoba. Dia mendorong Polri untuk menangkap semua pihak terkait, mulai pelaku lapangan sampai gembong narkoba.

Anam menyatakan bahwa peristiwa yang terjadi di Katingan sangat mengenaskan. Pihaknya menyesalkan tiga polisi harus gugur dalam penegakan hukum terhadap pelaku peredaran gelap narkoba. “Terlebih, petugas kepolisian sudah berusaha menyelamatkan diri saat situasi memanas. Untuk itu, pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti,” tekannya.

Editor : Arief
#narkoba #polri #kompolnas