Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Minta Awak Media Ngopi Keluar Ruangan

admin • Selasa, 30 Juni 2026 | 21:05 WIB
BERI SAMBUTAN: Presiden Prabowo Subianto pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center, Jakarta, Minggu, (28/6). (BPMI Setpres/Laily Rachev)
BERI SAMBUTAN: Presiden Prabowo Subianto pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center, Jakarta, Minggu, (28/6). (BPMI Setpres/Laily Rachev)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta awak media meninggalkan ruangan saat memberi sambutan di 'Penutupan Sarasehan Kebangsaan, Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026' di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Minggu (28/6).

Menurutnya, masih banyak hal yang perlu ditindaklanjuti dari hasil diskusi sepanjang sarasehan. Ia menyebut, berbagai masukan yang diterima akan menjadi bahan penyelesaian ke depan. “Kemudian, ini banyak sekali. Nanti kita akan selesaikan semua. Saya kira itu ya, sementara,” kata Prabowo saat menyampaikan sambutan.

Ia terlihat enggan membacakan catatan yang diterimanya terekspos publik. Kemudian menyinggung kehadiran wartawan dalam acara tersebut. “Dan ini ada catatan bahwa... mohon perhatian Bapak, wartawan masih ada di lima menit pertama, Bapak Presiden,” ucap Prabowo.

Presiden kemudian secara langsung meminta para jurnalis untuk meninggalkan ruangan agar sesi terakhir dapat berlangsung secara tertutup. “Dengan hormat, saya mengundang para wartawan untuk minum kopi di luar,” ujarnya.

Usai menyampaikan permintaan tersebut, Prabowo kembali mengucapkan terima kasih kepada para awak media yang telah meliput rangkaian kegiatan sarasehan. “Sudah. Terima kasih ya,” tuturnya.

Prabowo menjelaskan bahwa agenda yang akan berlangsung setelah itu merupakan penutupan sekaligus sesi terakhir dalam forum sarasehan bersama para rektor.

Karena itu, pembahasan selanjutnya dilakukan tanpa peliputan media. Karena ini adalah penutupan, tapi di mana sekaligus sesi terakhir saya untuk sarasehan kali ini," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengapresiasi penyelenggaraan Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026. Menurut dia, forum tersebut menjadi wadah penting bagi berbagai kalangan untuk bertukar pandangan sekaligus menghimpun gagasan dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang.

Prabowo mengaku mengikuti jalannya kegiatan sejak hari pertama. Ia menilai diskusi yang berlangsung selama sarasehan berjalan konstruktif dengan menghadirkan pertukaran pemikiran dari berbagai peserta.

“Saya monitor terus jalannya Sarasehan sampai malam kemarin, padat. Dan secara garis besar saya mengikuti bahwa suasana berada dalam suasana positif, suasana tukar-menukar keterangan, pandangan,” ucap Prabowo.

Prabowo menegaskan, kemajuan Indonesia tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah semata. Menurutnya, seluruh kekuatan bangsa perlu dilibatkan untuk melahirkan solusi atas berbagai tantangan yang muncul, terutama di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (jp/az/mof)

Editor : Arief
#Prabowo Subianto