Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Masih Perlu Daging Impor, Prabowo Klaim Capai Swasembada Pangan

admin • Senin, 25 Mei 2026 | 21:55 WIB
SWASEMBADA: Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/5). (Istimewa)
SWASEMBADA: Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/5). (Istimewa)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengklaim telah mencapai swasembada pangan selama 19 bulan masa pemerintahannya. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya udang di tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).

“Kita alhamdulillah bisa katakan 18 bulan saya pimpin pemerintahan, dari Oktober 20, satu tahun, dari Oktober, November, Desember, Januari, Maret, April, Mei, 7 bulan ya, satu tahun tujuh bulan. Jadi 19 bulan. 19 bulan alhamdulillah banyak yang sudah kita capai,” kata Prabowo saat menyampaikan sambutan.

Prabowo menjelaskan, Indonesia saat ini sudah mencapai swasembada beras, jagung, telur, dan ayam. Namun, ia mengakui Indonesia masih melakukan impor daging. “Daging kita masih belum, ini sudah kita kerjakan, mungkin kita 4 tahun lagi, 5 tahun lagi swasembada daging ya,” ucap Prabowo.

Ia pun mengklaim, kondisi pangan dalam negeri relatif aman di tengah ketidakpastian global. Prabowo merasa bersyukur Indonesia tidak terlibat perang secara langsung seperti Amerika Serikat dengan Iran.

“Pangan kita relatif aman, di dunia banyak sekarang pertikaian, perang dimana-mana, kita bersyukur ke yang maha kuasa kita tidak terlibat, tapi kita waspada, kita harus punya kekuatan, makanya kita bangun kekuatan pertahanan kita, jaga kekayaan kita,” ujarnya.

Prabowo menyatakan, pemerintahannya tidak ingin dipermainkan oleh negara-negara lain. Sebab, itu merupakan amanat dari Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. “Sekarang kekayaan-kekayaan kita kelola sendiri, kita tidak mau kekayaan-kekayaan kita dipermainkan oleh orang-orang tertentu, oleh negara-negara tertentu dan ini, dan ini sudah kita lakukan, harus kita lakukan, ini perintah dari UUD, dan ini untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia, bukan segelintir,” pungkasnya.

Editor : Arief
#pangan #Prabowo Subianto