Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tetap Tampil di Piala Dunia 2026, Timnas Iran Minta Jaminan Keamanan dari FIFA

admin • Jumat, 8 Mei 2026 | 19:34 WIB
JAMINAN: Ketua Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj meminta FIFA memberi jaminan keamanan dan penghormatan bagi delegasi Iran di Piala Dunia 2026. 
(Islamic Republic News Agency)
JAMINAN: Ketua Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj meminta FIFA memberi jaminan keamanan dan penghormatan bagi delegasi Iran di Piala Dunia 2026.  (Islamic Republic News Agency)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TEHERAN — Timnas Iran dipastikan tetap tampil di Piala Dunia FIFA 2026 meski situasi politik dengan Amerika Serikat masih memanas.

Federasi Sepak Bola Iran meminta jaminan resmi dari FIFA agar delegasi mereka tidak mendapat perlakuan diskriminatif atau penghinaan terhadap simbol negara, terutama Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC.

Ketua Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, menegaskan kekhawatiran itu muncul setelah insiden yang dialami delegasi Iran di Kanada pekan lalu.

Iran ingin memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi saat mereka datang ke Amerika Serikat untuk menjalani pertandingan fase grup Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, delegasi mereka sempat mengalami masalah serius saat hendak menghadiri Kongres FIFA di Vancouver, Kanada. Rombongan FFIRI akhirnya kembali pulang setelah visa Mehdi Taj dibatalkan ketika dirinya masih berada dalam penerbangan menuju Kanada.

Pemerintah Kanada kemudian menjelaskan pembatalan visa itu terkait dugaan keterkaitan Taj dengan IRGC. Kanada sendiri telah menetapkan IRGC sebagai entitas teroris sejak 2024, mengikuti langkah Amerika Serikat yang lebih dulu mengambil kebijakan serupa pada 2019.

Dalam pernyataannya kepada media pemerintah Iran yang dikutip Reuters, Taj menegaskan federasi membutuhkan perlindungan dari FIFA selama mengikuti turnamen. 

“Kami membutuhkan jaminan bahwa dalam perjalanan kami nanti, tidak ada pihak yang berhak menghina simbol sistem kami, terutama IRGC,” ujarnya.

Ketegangan itu membuat Iran merasa status mereka sebagai peserta resmi Piala Dunia harus dihormati penuh oleh negara tuan rumah. Apalagi, Iran lolos ke turnamen melalui jalur olahraga dan bukan karena faktor politik. 

Editor : Arief
#FIFA #timnas iran #piala dunia