RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5). Prabowo menaiki mobil Pindad Maung saat memasuki kawasan Monas.
Kedatangan Prabowo mendapat sambutan antusias dari ribuan buruh yang hadir ke lapangan Monas. Ia disambut langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Ketua Umum KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat.
Saat berdiri di atas panggung, Prabowo terlihat berjoget-joget di tengah seruan musik grup band Tipe-X. Bahkan, Prabowo terlihat melemparkan topi yang dipakainya ke ribuan buruh yang bersorak dari bawah panggung utama.
Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintahannya tengah menyiapkan 1 juta rumah bagi buruh. Menurutnya, rumah tersebut akan dibangun dekat dengan kawasan-kawasan industri. “Kita sudah membangun cukup banyak tahun ini, sudah sampai 350.000 rumah, tapi sasaran kita adalah minimal 1 juta rumah. Kita akan mulai tahun ini juga 1 juta rumah,” ujarnya.
Prabowo pun menyatakan, pembangunan rumah tersebut akan dibentuk semacam kota baru di berbagai daerah. Nantinya, perumahan itu berbentuk cluster yang akan diberikan berbagai fasilitas, seperti sekolah, tempat olahraga, penitipan anak (daycare), rumah sakit, hingga moda transportasi.
“Supaya pekerja bisa masuk ke pekerjaan dengan lancar dan baik. Dan saudara-saudara kita akan coba bahwa nanti buruh yang diberi kartu bisa naik transportasi dengan harga yang sangat ringan,” pungkasnya.
Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban menyambut baik kehadiran Prabowo yang mau bertemu langsung dengan kaum buruh. “Mau merayakan Hari Buruh dengan buruh. Tepuk tangan untuk kita semua,” ucap Elly.
Elly juga berharap, kehadiran Prabowo dapat melihat secara utuh soal tentang peraturan kontrak, pengupahan, dan outsourcing dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. “Kami percaya bahwa Bapak akan melihat kami sebagai kaum yang sangat membutuhkan,” katanya.
Editor : Arief