RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Langkah Pemerintah Kota Banjarbaru membagikan 15 ribu porsi Soto Banjar gratis mendapat apresiasi dari Maman Abdurrahman.
Dalam peringatan Hari Jadi ke-27 Banjarbaru, Senin (20/4), Maman menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan strategi cerdas untuk mengangkat kuliner khas Banjar ke level yang lebih tinggi.
“Ini momentum yang sangat baik. Soto Banjar ini sudah go nasional dan berpotensi go internasional,” ujarnya.
Menurutnya, semakin dikenalnya Soto Banjar akan memperkuat identitas budaya Kalimantan Selatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor kuliner.
“Kalau ini menjadi identitas, maka sektor gastronomi kita akan ikut berkembang,” tambahnya.
Ia menegaskan, pengembangan kuliner khas daerah akan berdampak langsung pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Karena itu, Kementerian UMKM berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan sektor tersebut.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperluas akses pembiayaan melalui bank-bank Himbara dan Bank Kalsel, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.
“Kami akan terus dorong kampanye makanan khas seperti Soto Banjar ini, termasuk dukungan permodalan bagi pelaku usaha,” jelasnya.
Namun, ia juga menekankan bahwa potensi kuliner Banjar tidak hanya berhenti pada Soto Banjar. Berbagai makanan tradisional lainnya juga akan didorong untuk berkembang dan dikenal lebih luas.
“Kita ingin semua kuliner khas daerah bisa maju, baik dari sisi pembiayaan maupun akses pasar,” pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto