Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Terjebak Eskalasi Konflik Geopolitik Timur Tengah, Evakusi WNI Terus Diupayakan

admin • Kamis, 12 Maret 2026 | 21:32 WIB

BERI KETERANGAN: Menteri Luar Negeri Sugiono menjemput WNI dari Iran yang tiba di bandara Soekarno Hatta, Tangerang , Banten, Selasa (10/3). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
BERI KETERANGAN: Menteri Luar Negeri Sugiono menjemput WNI dari Iran yang tiba di bandara Soekarno Hatta, Tangerang , Banten, Selasa (10/3). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus mengupayakan proses evakuasi terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) ke tanah air. Mereka diketahui masih terjebak di tengah eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

“Saya menyampaikan bahwa jika ada warga negara Indonesia yang ingin segera direpatriasi, khususnya di Teheran, itu bisa segera melakukan proses repatriasi dengan menginformasikan ke perwakilan kami,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono usai menyambut kedatangan 22 WNI dari Iran di Bandara Internasional Soetta, Tangerang, Banten, Selasa (10/3) malam.

Ia mengungkapkan Kemlu saat ini masih melakukan koordinasi dengan perwakilan kedutaan dan otoritas negara bagian untuk mengetahui seberapa banyak WNI yang akan dievakuasi dalam tahap selanjutnya. “Kami dari Kementerian Luar Negeri terus melakukan koordinasi yang cukup berat, dengan perwakilan-perwakilan kita yang ada di negara-negara tersebut,” katanya.

Ia menyampaikan Pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan tim antarkementerian guna memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah tersebut.

“Saya kira saya perlu sampaikan bahwa sejak terjadinya serangan yang dilancarkan baik oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran, maupun dari Iran ke negara-negara tetangga di Teluk, kami dari Kementerian Luar Negeri terus melakukan koordinasi,” sebutnya.

Untuk diketahui, Kemlu telah memulangkan kembali sebanyak 22 WNI dari Teheran, Iran ke tanah air melalui gelombang pertama. Proses evakuasi akan dilanjutkan pada gelombang kedua dengan jumlah sebanyak 36 WNI yang kini masih di Iran. Mereka tercatat dan mendaftarkan diri untuk bisa dipulangkan ke tanah air. “Sore ini (kemarin, red) ada 22 WNI yang kembali di gelombang pertama ini. Besok, 10 lagi yang berangkat dari Iran,” terangnya.

Editor : Arief
#konflik timur tengah