Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Anak Arafiq Terjaring OTT, Sosok Bupati Pekalongan dengan Kekayaan Rp86,7 Miliar

admin • Kamis, 5 Maret 2026 | 10:03 WIB

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (kiri) terjaring OTT KPK dengan korupsi pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan. (Radar Pekalongan)
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (kiri) terjaring OTT KPK dengan korupsi pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan. (Radar Pekalongan)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Selasa (3/3). Fadia diduga terlibat praktik korupsi di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Lembaga antirasuah mengungkapkan bahwa OTT, berkaitan dugaan korupsi pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan. Namun, KPK belum membeberkan secara rinci proyek pengadaan dimaksud.

“Dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus kali ini adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/3).

Budi menjelaskan, tim KPK masih mendalami dugaan korupsi pengadaan tersebut, termasuk memeriksa sejumlah pihak dari dinas-dinas di Kabupaten Pekalongan. Pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk mengungkap dinas mana saja yang terkait dalam perkara ini.

“Terkait pengadaannya ini masih akan terus didalami. Saat ini sedang berlangsung permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di dinas-dinas Kabupaten Pekalongan. Nanti akan kami sampaikan secara lengkap terkait pengadaan di dinas mana saja,” jelasnya.

Selain Fadia Arafiq, turut diamankan seorang orang kepercayaan dan ajudan bupati. Ketiganya ditangkap di Semarang, Jawa Tengah. Menelisik harta kekayaan anak pedangdut senior A. Rafiq tersebut dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), nilainya mencapai Rp86,7 miliar. LHKPN itu terakhir dilaporkan pada 29 Maret 2024.

Fadia tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak 26 bidang yang tersebar di wilayah Pekalongan, Bogor, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Semarang, Badung, dan Depok. Harta tidak bergerak milik Fadia itu tercatat senilai Rp74,2 miliar.

Ia juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi di antaranya mobil Hyundai 2013 dan mobil Toyota Alphard tahun 2018. Total harta bergerak milik Fadia senilai Rp1,1 miliar. Fadia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp3 miliar, kas dan setara kas Rp10,8 miliar. Namun, ia tercatat memiliki utang sebesar Rp2,6 miliar. Sehingga, harta milik Fadia seluruhnya mencapai Rp86,7 miliar.

Editor : Arief
#Fadia Arafiq #KPK #ott