Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Djony Bunarto Tjondro: Pendampingan Desa Sejahtera Astra Dorong Kemandirian Produksi Batik di Singkawang

Nurhidayat • Selasa, 13 Januari 2026 | 20:03 WIB

BATIK: Aktivitas produksi batik masyarakat Desa Sejahtera Astra Singkawang yang hingga saat ini, telah melibatkan lebih dari 240 pelaku batik yang tergabung dalam 18 kelompok produksi aktif.
BATIK: Aktivitas produksi batik masyarakat Desa Sejahtera Astra Singkawang yang hingga saat ini, telah melibatkan lebih dari 240 pelaku batik yang tergabung dalam 18 kelompok produksi aktif.
SINGKAWANG — Program Desa Sejahtera Astra terus mendorong penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, salah satunya melalui pengembangan aktivitas membatik di Singkawang, Kalimantan Barat. Melalui pendekatan komunitas dan pembangunan sistem produksi berkelanjutan, Astra berupaya menjadikan batik sebagai sumber penghidupan yang lebih mandiri bagi masyarakat desa.

Tradisi membatik di Singkawang telah lama menjadi bagian dari aktivitas ekonomi warga. Namun, agar mampu berkembang secara berkelanjutan, dibutuhkan penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta sistem produksi yang terorganisir.

Sejak 2021, Astra hadir mendampingi masyarakat melalui program Desa Sejahtera Astra untuk membangun fondasi produksi berbasis potensi lokal yang dikelola secara kolektif.

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan sistem kerja yang mampu menopang keberlanjutan ekonomi desa.

“Melalui Desa Sejahtera Astra, kami berupaya memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus membangun sistem produksi yang dikelola bersama. Harapannya, aktivitas ekonomi desa dapat tumbuh lebih efektif dan memberikan manfaat jangka panjang, sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa,” ujarnya.
PENGGERAK: Penggerak Desa Sejahtera Astra Singkawang Priska Yeniriatno yang meninggalkan karier untuk membangun rumah batik. Modal awalnya sederhana, tabungan dan keberanian.
PENGGERAK: Penggerak Desa Sejahtera Astra Singkawang Priska Yeniriatno yang meninggalkan karier untuk membangun rumah batik. Modal awalnya sederhana, tabungan dan keberanian.

Peran penggerak desa, Priska Yeniriatno, menjadi salah satu kunci dalam pengembangan batik di Singkawang. Berbekal pengalaman mengembangkan usaha membatik secara mandiri, Priska mendorong proses alih pengetahuan agar keterampilan membatik dapat diwariskan, dikembangkan, dan dikelola secara kolektif oleh masyarakat, bukan hanya bergantung pada individu.

Hasil pendampingan tersebut mulai terlihat. Aktivitas produksi batik masyarakat meningkat hingga 50 persen, sekaligus membuka peluang penghidupan yang lebih berkelanjutan bagi warga Desa Sejahtera Astra Singkawang.

“Yang paling terasa adalah konsistensi warga untuk terus berkarya. Saat ini, beberapa di antaranya bahkan telah memiliki workshop sendiri dan aktif menerima kunjungan maupun kegiatan berbagi pengetahuan tentang batik yang mereka kembangkan,” ungkap Priska.

Saat ini, lebih dari 240 pelaku batik tergabung dalam 18 kelompok produksi aktif. Program ini juga mendorong tumbuhnya workshop mandiri serta kegiatan edukasi membatik di lingkungan sekitar desa.

Kisah lengkap perjalanan Priska Yeniriatno dalam menggerakkan perubahan di Desa Sejahtera Astra Singkawang dapat disaksikan melalui kanal YouTube SATU Indonesia. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Astra dalam memperkuat masyarakat berbasis potensi lokal, sejalan dengan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Editor : Nurhidayat
#peningkatan sdm #Djony Bunarto Tjondro #Desa Sejahtera Astra #astra