BANJARMASIN – Publik Kalimantan Tengah (Kalteng) Patut berbangga.
Pasalnya, putera asli daerah Kalteng kelahiran Pangkalan Bun, Drs Mukhtarudin resmi dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Menteri/Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran (BP2MI) RI.
Mukhtarudin menggantikan posisi yang sebelumnya diduduki Abdul Kadir Karding yang terkena reshuffle.
Sepak terjang Mukhtarudin di dunia politik terbilang moncer.
Pria kelahiran Pangkalan Bun, 6 September 1964 adalah politisi nasional yang merupakan kader Partai Golkar.
Sebelum dilantik jadi Menteri BP2MI, Mukhtarudin menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar dan berada di Komisi XII DPR RI.
Pendidikan dasar hinggga menengah Mukhtarudin semuanya ditempuh di Pangkalan Bun.
Di bangku kuliah, Mukhtarudin merupakan jebolan Fakulas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.
Sebelum melenggang ke Senayan, Mukhtarudin memulai karirnya di bidang akademik dan eksekutif.
Yakni, diawali sebagai dosen di STIE Nusantara yang kini jadi Universitas Antakusuma.
Pada 1990 hingga 2002, Mukhtarudin sempat menjadi PNS, tepatnya memegang posisi Kepala Bidang (Kabid) Promosi Badan Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng.
Pada 2004, Muhktarudin memutuskan terjun ke bidang politik dan bergabung di Partai Golkar.
Karena piawai berorganisasi di Partai Golkar, mengantarkan Mukhtarudin ke sejumlah jabatan elit partai di tingkat pusat, hingga mengantarkannya duduk sebagai anggota DPR RI pada 2019-2024.
Di parlemen, Muhktarudin masuk di Komisi VI dan Komisi VII, serta pernah menjadi anggota Badan Anggaran (Banggar)
Mukhtarudin kembali terpilih menjadi anggota DPR RI pada Pemilu 2024 dengan meraih 92.192 suara dari Kalteng.
Posisinya terakhir di DPR RI bertugas di Komisi XII dengan mitra kerja sektor energi, lingkungan hidup, investasi, dan hilirisasi.
Editor : Fauzan Ridhani