Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Meninggal Saat Menyampaikan Khutbah Jumat, Ustaz Yahya Waloni Tutup Usia di Masjid Makassar di Hari Iduladha

M. Ramli Arisno • Jumat, 6 Juni 2025 | 16:29 WIB

CERAMAH: Ustaz Yahya waloni semasa hidupnya saat mengisi ceramah.
CERAMAH: Ustaz Yahya waloni semasa hidupnya saat mengisi ceramah.
BANJARBARU – Kabar duka datang dari dunia dakwah. Ustaz Muhammad Yahya Waloni meninggal dunia saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Darul Falah Minasa Upa, Kota Makassar, Jumat (6/6/2025).

Menurut keterangan saksi di lokasi, sang ustaz tiba-tiba terduduk lemas di atas mimbar saat khutbah berlangsung. “Beliau langsung dievakuasi, tapi diperkirakan wafat dalam perjalanan menuju rumah sakit,” ujar pengurus masjid yang enggan disebutkan namanya.

Ustaz Yahya dikenal luas sebagai pendakwah yang vokal dalam isu-isu misionaris dan kristenisasi. Perjalanan hidupnya unik. Ia lahir di Manado, 30 November 1970, dan tumbuh dalam keluarga Kristen yang taat. Nama aslinya adalah Yahya Yopie Waloni.

Ia sempat menjabat sebagai pendeta di Badan Pengelola Am Sinode GKI Tanah Papua wilayah VI Sorong-Kaimana. Bahkan, pada tahun 2000–2004, ia menjabat Ketua Sekolah Tinggi Theologia Calvinis di Sorong. Pada 2006, ia mengajar di Universitas Balikpapan dan pernah duduk sebagai anggota DPRD di sebuah kabupaten baru di Sulawesi Utara.

Segalanya berubah saat ia memeluk Islam. Ia mengucap dua kalimat syahadat dengan bimbingan Komarudin Sofa, Sekretaris PC Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli. Keputusannya diikuti oleh istri dan anak-anaknya.

Ia lalu mengganti namanya menjadi Muhammad Yahya, istrinya menjadi Mutmainnah. Anak-anaknya juga ikut mengganti nama: Silviana menjadi Nur Hidayah, Sarah menjadi Siti Sarah, sedangkan Zakaria tetap mempertahankan nama aslinya.

Sejak saat itu, Yahya aktif berdakwah ke berbagai daerah, menyampaikan pengalaman spiritualnya dan membela nilai-nilai Islam yang diyakininya hingga akhir hayat.

Editor : M. Ramli Arisno
#mualaf Indonesia #Yahya Waloni #khutbah jumat #idul adha #tutup usia #pendeta GKI #Masjid Makassar