Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Uly Laliya Jadi PIO Wanita Satu-Satunya di UNIFIL, Bertugas di Daerah Konflik Lebanon

Muhammad Syarafuddin • Sabtu, 12 April 2025 | 12:28 WIB
CETAK SEJARAH: Prajurit Kowal Uly Rahmatul Lailiya mencatat sejarah sebagai PIO wanita satu-satunya dalam Satgas UNIFIL.
CETAK SEJARAH: Prajurit Kowal Uly Rahmatul Lailiya mencatat sejarah sebagai PIO wanita satu-satunya dalam Satgas UNIFIL.

JAKARTA - Lettu Laut (E/W) Uly Rahmatul Lailiya mencatat sejarah baru. Srikandi TNI AL itu menjadi Public Information Officer (PIO) wanita satu-satunya dalam Satuan Tugas United Nations Interim Force in Lebanon (Satgas UNIFIL) yang bertugas di daerah konflik Lebanon Selatan.

Kabar gembira itu disampaikan oleh TNI AL kepada awak media di Jakarta pada Jumat (11/4). Uly merupakan personel Korps Wanita TNI AL atau Kowal yang mendapat mandat besar. Dia menjadi salah satu pasukan penjaga perdamaian dunia dalam Satgas TNI Konga XXIII-R UNIFIL 2024-2025.

"Ini adalah sebuah kehormatan besar bagi saya dan Kowal untuk dapat menjadi bagian dari Satgas UNIFIL dan memegang posisi PIO," ungkap Ully saat dikonfirmasi oleh Jawa Pos. 

Menurut dia, keterlibatan sebagai PIO wanita satu-satunya adalah sebuah tanda bahwa seorang prajurit Kowal bisa memegang posisi penting dalam Satgas UNIFIL. Dengan kemampuan komunikasi yang luar biasa dan pengetahuan yang mendalam tentang tugas-tugas kemanusiaan, prajurit Kowal diharapkan dapat menjadi jembatan antara Satgas UNIFIL dan masyarakat lokal di daerah operasi.

"Serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang peran penting UNIFIL dalam menjaga perdamaian di Lebanon Selatan," imbuhnya.

Perwira pertama TNI AL itu sempat mengalami berbagai hal genting saat menjalankan misi di Lebanon Selatan. Khususnya saat pasukan Israel saling adu serangan dengan pasukan Hizbullah. Ke depan, Uly berkomitmen untuk menjalankan tugas-tugasnya dengan profesionalisme dan dedikasi tinggi. Dia juga ingin meningkatkan kesadaran dan pemahaman publik mengenai peran penting UNIFIL dalam menjaga perdamaian di Lebanon Selatan.

"Saya berkomitmen untuk menjalankan tugas ini dengan profesionalisme dan dedikasi, serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang peran penting UNIFIL dalam menjaga perdamaian di Lebanon Selatan," imbuhnya.

Editor : Arief
#konflik #tni